Author Topic: Green Canyon pangandaran Paradiso Tersembunyi Tanah Pasundan  (Read 2188 times)

Andi Jaderock

  • Dealer OtomaX
  • Sr. Member
  • ****
  • Posts: 1,008
Paradiso Tersembunyi Tanah Pasundan


Green Canyon berada di Cijulang, Jawa Barat, yang berjarak sekitar 285 km dari Jakarta (31 km dari Pantai Pangandaran).

Tempat ini merupakan sekelompok gua, dengan stalagtit dan stalagmit yang tersembunyi di balik tebing-tebing hijau mungkin itulah mengapa dinamakan Green Canyon, pelesetan dari Grand Canyon di Amerika Serikat. Orang setempat biasa menyebutnya Cukang Taneuh.

Untuk menuju ke gua, Anda harus menuju dermaga dan membeli tiket. Bila pergi pada saat hari libur (apalagi akhir pekan yang panjang), bisa dipastikan Anda harus menunggu beberapa jam hingga mendapat giliran menaiki perahu menuju gua.

Perahu-perahu wisata yang dioperasikan adalah milik masyarakat setempat, namun diatur oleh pemerintah kabupaten. Satu perahu dapat mengangkut hingga lima penumpang dengan harga sewa Rp 75.000. Bila ingin berenang di gua, Anda dapat menyuruh awak perahu menunggu, tentu dengan biaya tertentu.

Mereka akan meminta Rp 100.000 untuk seharian penuh, namun tentunya Anda tidak akan menghabiskan satu hari di sana. Tawarlah, mungkin Anda bisa mendapatkan Rp 80.000 di musim liburan dan Rp 50.000 ketika sedang sepi pengunjung.

Masing-masing perahu selalu menyediakan pelampung untuk penumpangnya, sehingga bila Anda kurang pandai berenang, jangan terlalu khawatir. Para pelancong biasanya juga memanfaatkan batu-batu gua untuk melompat ke air yang jernih.

Tempat ini masih bebas polusi, pemandangannya pun indah.

Apabila Anda tidak suka berenang, Anda dapat memanfaatkan waktu menikmati pemandangan, juga mengambil gambar. Sebelum pintu masuk gua, terdapat sebuah dermaga kecil yang biasanya digunakan oleh perahu untuk menunggu. Di sana ada beberapa pedagang yang menjual minuman dan makanan kecil.

Salah satu kekurangan dari Green Canyon adalah pemeliharaannya yang masih kurang baik, mungkin karena tempat ini merupakan objek wisata yang relatif baru. Di sini, hanya ada tiga toilet dan sebuah mushola kecil, padahal pada saat liburan pengunjung dapat mencapai hingga ratusan orang.

Namun, penduduk setempat mengambil untung dengan cara menyediakan kamar-kamar kecil dan tempat sholat yang lebih layak, hanya dengan tarif Rp 2.000. Tempat parkir yang ada di seberang dermaga cukup luas, dengan biaya Rp 3.000 untuk sehari penuh.
Di sekeliling area parkir terdapat deretan warung yang menjual nasi dan ikan bakar serta kelapa muda. Mungkin Anda juga ingin menikmati makanan lokal seperti lotek, karedok dan rujak tumbuk. Selain harganya murah, sangat cocok untuk mengisi perut setelah lelah bermain di gua!







Berperahu melewati tebing-tebing di kawasan Green Canyon.

Menuju Green Canyon
Dengan mobil pribadi, dari Jakarta Anda dapat melalui tol Cipularang menuju Bandung. Keluar tol di Cileunyi, ikutilah jalan Ciawi-Nagreg menuju Tasikmalaya. Sebelum Rajapolah, Tasikmalaya, beloklah ke kanan dan ambil rute Ciamis-Banjar. Dari sana Anda akan melihat tanda-tanda yang menunjukkan arah ke Pangandaran. Waktu tempuh Jakarta-Cijulang 6-7 jam.

Apabila Anda akan menempuh perjalanan dengan kendaraan umum, dari Terminal Kampung Rambutan, PO Budiman menyediakan bus jurusan Pangandaran. Dari Grogol dan Tangerang juga ada beberapa bus yang melayani rute ini. Sesampainya di Pangandaran, Anda harus berganti bus yang menuju Cijulang. Terminal Cijulang berada sekitar 1 km dari Green Canyon.

Selain jalur darat, terdapat pula penerbangan Jakarta-Pangandaran melalui Bandung sehari sekali dari maskapai Susi Air. Anda sebaiknya memesan tiket jauh-jauh hari.
 

Informasi lainnya
Lebih baik Anda menyiapkan uang tunai yang cukup, karena ATM terdekat berada sekitar 1 km dari Green Canyon di Bank BRI tepat di seberang kantor kecamatan Cijulang. Penduduk lokal yang saya temui mengatakan, mesin tersebut sering kehabisan uang tunai.

Bila hal itu terjadi, Anda akan terpaksa menempuh sekitar 4 km untuk mendapatkan mesin ATM berikutnya. Tentu Anda tidak ingin ini terjadi bukan?

Para pengunjung juga dapat melakukan body rafting di sekitar Gua Kelelawar. Aktivitas ini dikelola oleh para awak perahu bekerjasama dengan karang taruna desa setempat. Katakan pada awak perahu  bahwa anda ingin melakukan body rafting dan mereka akan mengantar anda ke tempatnya. Waktu yang dibutuhkan sekitar 3-4 jam dan tentu saja dengan biaya tambahan

Tidak ada akomodasi di sekitar Green Canyon. Hotel paling dekat adalah di Panireman Riverside bibir sungai menuju ke Pantai Batu Karas, sekitar 15 menit dari Green Canyon.


Telepon: 0813-8830-2600 / 0878-8314-2333 / 08577-57-999-57 Pin BB: 51C9D634 YM! : jaderock78 gtalk : jaderock168@gmail.com

smartlink

  • Dealer OtomaX
  • Jr. Member
  • **
  • Posts: 483
  • Dealer Otomax
    • http://www.depokgrosir.com
Re: Green Canyon pangandaran Paradiso Tersembunyi Tanah Pasundan
« Reply #1 on: June 14, 2011, 11:35:37 PM »
manteeeeeppp green canyon i am coming..............................


smartlink and 3 crew akan ke green canyon... adventure.. ada yg mau ikutan hayooo rame rame....
PENJUALAN - SUPPORT - UPGRADE - IURAN
READY WEBREPORT OTOMAX - SIMBOX 8-16PORT
www.depokgrosir.com
www.software-otomax.com
ym : smartlink_ctr

aseli

  • Newbie
  • *
  • Posts: 3
Re: Green Canyon pangandaran Paradiso Tersembunyi Tanah Pasundan
« Reply #2 on: March 28, 2013, 09:44:25 AM »
Waaaa.. mantap... tapi sayang akomodasi agak repot yaa... tempat wisata yang kaya begini ini yang jarang banget terangkat ke permukaan, padahal klo dijadikan salah satu ikon pariwisata di indonesia jadi okey banget... kemarin sempat review juga jalan-jalan ke raja ampat di http://www.wego.co.id lumayan mahal juga klo mau kesana, padahal tempatnya masih di indonesia, tapi klo di hitung-hitung lebih mahal dari pada jalan-jalan ke negeri tetangga... hehehe...  ;D ;D ;D ;D

Paradiso Tersembunyi Tanah Pasundan


Green Canyon berada di Cijulang, Jawa Barat, yang berjarak sekitar 285 km dari Jakarta (31 km dari Pantai Pangandaran).

Tempat ini merupakan sekelompok gua, dengan stalagtit dan stalagmit yang tersembunyi di balik tebing-tebing hijau mungkin itulah mengapa dinamakan Green Canyon, pelesetan dari Grand Canyon di Amerika Serikat. Orang setempat biasa menyebutnya Cukang Taneuh.

Untuk menuju ke gua, Anda harus menuju dermaga dan membeli tiket. Bila pergi pada saat hari libur (apalagi akhir pekan yang panjang), bisa dipastikan Anda harus menunggu beberapa jam hingga mendapat giliran menaiki perahu menuju gua.

Perahu-perahu wisata yang dioperasikan adalah milik masyarakat setempat, namun diatur oleh pemerintah kabupaten. Satu perahu dapat mengangkut hingga lima penumpang dengan harga sewa Rp 75.000. Bila ingin berenang di gua, Anda dapat menyuruh awak perahu menunggu, tentu dengan biaya tertentu.

Mereka akan meminta Rp 100.000 untuk seharian penuh, namun tentunya Anda tidak akan menghabiskan satu hari di sana. Tawarlah, mungkin Anda bisa mendapatkan Rp 80.000 di musim liburan dan Rp 50.000 ketika sedang sepi pengunjung.

Masing-masing perahu selalu menyediakan pelampung untuk penumpangnya, sehingga bila Anda kurang pandai berenang, jangan terlalu khawatir. Para pelancong biasanya juga memanfaatkan batu-batu gua untuk melompat ke air yang jernih.

Tempat ini masih bebas polusi, pemandangannya pun indah.

Apabila Anda tidak suka berenang, Anda dapat memanfaatkan waktu menikmati pemandangan, juga mengambil gambar. Sebelum pintu masuk gua, terdapat sebuah dermaga kecil yang biasanya digunakan oleh perahu untuk menunggu. Di sana ada beberapa pedagang yang menjual minuman dan makanan kecil.

Salah satu kekurangan dari Green Canyon adalah pemeliharaannya yang masih kurang baik, mungkin karena tempat ini merupakan objek wisata yang relatif baru. Di sini, hanya ada tiga toilet dan sebuah mushola kecil, padahal pada saat liburan pengunjung dapat mencapai hingga ratusan orang.

Namun, penduduk setempat mengambil untung dengan cara menyediakan kamar-kamar kecil dan tempat sholat yang lebih layak, hanya dengan tarif Rp 2.000. Tempat parkir yang ada di seberang dermaga cukup luas, dengan biaya Rp 3.000 untuk sehari penuh.
Di sekeliling area parkir terdapat deretan warung yang menjual nasi dan ikan bakar serta kelapa muda. Mungkin Anda juga ingin menikmati makanan lokal seperti lotek, karedok dan rujak tumbuk. Selain harganya murah, sangat cocok untuk mengisi perut setelah lelah bermain di gua!







Berperahu melewati tebing-tebing di kawasan Green Canyon.

Menuju Green Canyon
Dengan mobil pribadi, dari Jakarta Anda dapat melalui tol Cipularang menuju Bandung. Keluar tol di Cileunyi, ikutilah jalan Ciawi-Nagreg menuju Tasikmalaya. Sebelum Rajapolah, Tasikmalaya, beloklah ke kanan dan ambil rute Ciamis-Banjar. Dari sana Anda akan melihat tanda-tanda yang menunjukkan arah ke Pangandaran. Waktu tempuh Jakarta-Cijulang 6-7 jam.

Apabila Anda akan menempuh perjalanan dengan kendaraan umum, dari Terminal Kampung Rambutan, PO Budiman menyediakan bus jurusan Pangandaran. Dari Grogol dan Tangerang juga ada beberapa bus yang melayani rute ini. Sesampainya di Pangandaran, Anda harus berganti bus yang menuju Cijulang. Terminal Cijulang berada sekitar 1 km dari Green Canyon.

Selain jalur darat, terdapat pula penerbangan Jakarta-Pangandaran melalui Bandung sehari sekali dari maskapai Susi Air. Anda sebaiknya memesan tiket jauh-jauh hari.
 

Informasi lainnya
Lebih baik Anda menyiapkan uang tunai yang cukup, karena ATM terdekat berada sekitar 1 km dari Green Canyon di Bank BRI tepat di seberang kantor kecamatan Cijulang. Penduduk lokal yang saya temui mengatakan, mesin tersebut sering kehabisan uang tunai.

Bila hal itu terjadi, Anda akan terpaksa menempuh sekitar 4 km untuk mendapatkan mesin ATM berikutnya. Tentu Anda tidak ingin ini terjadi bukan?

Para pengunjung juga dapat melakukan body rafting di sekitar Gua Kelelawar. Aktivitas ini dikelola oleh para awak perahu bekerjasama dengan karang taruna desa setempat. Katakan pada awak perahu  bahwa anda ingin melakukan body rafting dan mereka akan mengantar anda ke tempatnya. Waktu yang dibutuhkan sekitar 3-4 jam dan tentu saja dengan biaya tambahan

Tidak ada akomodasi di sekitar Green Canyon. Hotel paling dekat adalah di Panireman Riverside bibir sungai menuju ke Pantai Batu Karas, sekitar 15 menit dari Green Canyon.

Doa_Ibuku

  • User OtomaX --
  • Jr. Member
  • **
  • Posts: 366
Re: Green Canyon pangandaran Paradiso Tersembunyi Tanah Pasundan
« Reply #3 on: March 30, 2013, 10:05:44 AM »
wah mantab pemandangan nya....

iya nih rasa nya jg pngin kesana sekalian pingin tau jalur nagreg seperti gmna ya?? He.....
soalnya setiap mudik lebaran nagreg selalu padat alias mancet tau nya hanya di tv doang he....

BLESSPULSA

  • User OtomaX
  • Jr. Member
  • **
  • Posts: 101
Re: Green Canyon pangandaran Paradiso Tersembunyi Tanah Pasundan
« Reply #4 on: July 12, 2013, 08:13:53 AM »
mantap .... ;) ;) ;)

7engine Pulsa Reload

  • User OtomaX
  • Jr. Member
  • **
  • Posts: 211
  • Membuka Pintu Rizki & kesuksesan dgn Silahturhmi.
    • sevenengine
Re: Green Canyon pangandaran Paradiso Tersembunyi Tanah Pasundan
« Reply #5 on: September 11, 2013, 02:03:55 AM »
kalo main ke Green canyon,,, awas jangan lupa mampir ya....
saya tinggal di Banda aceh
 ;D ;D ;D ;D

Limbangan Garut boz.. pasti lewattt kalo mau ke tmpat tsb.
CV.Se7eN Pulsa Payment
OID: CigJdWxoLA_NClAAWjPJpxAru$@VIlozVgh5l4
GARUT

virstox

  • Newbie
  • *
  • Posts: 4
    • Pasang Iklan Gratis | Jual Beli | Iklan Baris
Re: Green Canyon pangandaran Paradiso Tersembunyi Tanah Pasundan
« Reply #6 on: September 25, 2013, 07:27:34 PM »
wah keren green canyon jadi pengen kesana, namanya agak mirip sama yang di amerika

alaska

  • User OtomaX
  • Full Member
  • ***
  • Posts: 613
  • *alskapulsa*
    • Alaska Pulsa
Re: Green Canyon pangandaran Paradiso Tersembunyi Tanah Pasundan
« Reply #7 on: September 25, 2013, 07:31:10 PM »
bagus

adiismanto

  • User OtomaX
  • Full Member
  • ***
  • Posts: 784
Re: Green Canyon pangandaran Paradiso Tersembunyi Tanah Pasundan
« Reply #8 on: September 25, 2013, 07:32:57 PM »
mantep nih om, geteringnya kesini aja yuk
Otomax user
Version : Advanced 3.4.3
Backup UPS ICA 1200 va plus acu 45AH x 2 bisa 8 jam
BBM : 7466AABE
OtomaX OID : OID: CigJBQ4fMA_J$75O1jDv1rWZ68JgrFg$VVf4uA

2ntronik

  • User OtomaX
  • Newbie
  • *
  • Posts: 70
Re: Green Canyon pangandaran Paradiso Tersembunyi Tanah Pasundan
« Reply #9 on: September 26, 2013, 07:43:16 AM »
mantep nih om, geteringnya kesini aja yuk



setuju bos...........
2Ntronik Salsabila <advance 3.4.1/oid: CigJZWANGw_Z1eTs3gv$1QNV6B8ofeZ@MuXcUg>                           
"Cepat, Hemat, Akurat, Lengkap, dan Amanah"                           
WENDYS PULSA All Operator PLUS Token Listrik dan Voucher Game Online                            
Toko Wendys Jl. Tj. Kerta No.26 Rt01/06 Lemburgedong Cimalaka Sumedang
0261 204741,085222055156   cs_wendys@yahoo.com, owner_wendys

erwinmaya

  • Newbie
  • *
  • Posts: 32
Re: Green Canyon pangandaran Paradiso Tersembunyi Tanah Pasundan
« Reply #10 on: November 14, 2013, 03:26:17 PM »
ternyata di Indonesia ada Green Canyon yang tidak kalah indah dengan di Amerika ya, wah sepertinya mau kesana ni kalau ada waktu karena disana pemandangannya indah sekali.
Luxionled: Supplier Lampu Led Dengan Berbagai Tipe di Indonesia.