Forum Orisinil
OtomaX - Orisinil Topup Machine => Saran dan Kritik => Topic started by: Nukamil on June 25, 2009, 12:32:27 AM
-
Pak Yusuf atau admin forum ini,
Satu lagi case yang ketemu setelah menggunakan otomaX yaitu: "Nominal Sama,kode produk sama, tp dikirim oleh RS berbeda". Ini akan menjadi masalah untuk case spt kami yang semua suplier adalah YM H2H. Karena reply dari suplier adalah TRX ini sudah pernah terjadi pada hari ini dengan status BERHASIL, SN:........, Harga Rp....Saldo......
Nah karena setting jawaban provider sudah di set sukses untuk kata-kata ini, maka TRX yang kedua disukseskan oleh otomaX. Si RS komplain karena TRX nggak masuk kok dibilang sukses. Begitu kejadiannya kira-kira.......
Usul: Ada 2 option untuk case seperti ini:
1. Tujuan sama, dengan Nominal sama pada hari yang sama di reject walaupun RS beda ( dibuat 1=iya)
2. Tujuan sama, dengan Nominal sama pada hari yang sama, TRX dikirimkan ke prioritas parsing berikutnya (untuk YM suplier tidak akan terjadi penolakan)
Demikian usulan nya Pak Yusuf/Admin...semoga dapat di perhatikan dan di implementasikan di update berikutnya.
Terimakasih.
-
Mantaf tuh Gan Ide'nya ;D ;D ;D
LANJUTKAN ;D ;D ;D
-
mantap dah ;)
-
Pak Yusuf atau admin forum ini,
Satu lagi case yang ketemu setelah menggunakan otomaX yaitu: "Nominal Sama,kode produk sama, tp dikirim oleh RS berbeda". Ini akan menjadi masalah untuk case spt kami yang semua suplier adalah YM H2H. Karena reply dari suplier adalah TRX ini sudah pernah terjadi pada hari ini dengan status BERHASIL, SN:........, Harga Rp....Saldo......
Nah karena setting jawaban provider sudah di set sukses untuk kata-kata ini, maka TRX yang kedua disukseskan oleh otomaX. Si RS komplain karena TRX nggak masuk kok dibilang sukses. Begitu kejadiannya kira-kira.......
Usul: Ada 2 option untuk case seperti ini:
1. Tujuan sama, dengan Nominal sama pada hari yang sama di reject walaupun RS beda ( dibuat 1=iya)
2. Tujuan sama, dengan Nominal sama pada hari yang sama, TRX dikirimkan ke prioritas parsing berikutnya (untuk YM suplier tidak akan terjadi penolakan)
Demikian usulan nya Pak Yusuf/Admin...semoga dapat di perhatikan dan di implementasikan di update berikutnya.
Terimakasih.
kalo ngambil stoknya ke server otomax lain, kayaknya sudah bisa diatasi gan; caranya di parsing diisi parameter [counter].
contoh produk S5 dg kode produk ZS5 di server tujuan, maka buat parsing dg cara sbb:
ZS[nominal].[counter].[tujuan].[pin]
silakan dicoba, kalo berhasil, harap diposting lagi di sini, biar teman teman yg lain bisa ikutin
salam
-
Terimakasih atas replynya, bagaimana kalau suplier nya tidak pakai otomax?
-
Terimakasih atas replynya, bagaimana kalau suplier nya tidak pakai otomax?
beberapa software lain juga menyediakan fasilitas untuk trx sama lebih dari 1 kali sehari dg kode tertentu. misalnya MR***ll dan F**** M******.
Untuk trx ke server yg pake MR****, bikin parsingnya sbb:
misal kode produk di server tujuan adalah ZS5
ZS[nominal].[tujuan].[pin]#[counter]
dengan perubahan di setting2 modul bersangkutan pada bagian ubah kata
Ubah kata #1 jadi "dikosongkan"
"dikosongkan" = tidak diisi apa-apa ya
Sedangkan untuk trx ke server yg pake F**** M******, bikin parsingnya sbb:
misal kode produk di server tujuan adalah ZS5
ZS[nominal].[counter].[tujuan].[pin]
dengan perubahan di setting2 modul bersangkutan pada bagian ubah kata
Ubah kata .1. jadi .
untuk server pulsa lainnya, sy blm ada info.
-
terimkasih pak Iskandar atas masukannya, ada satu yang belum faham, kalau ubah .1. jadi . itu misalnya ada TRX rs ZS20.tujuan.pin terus tidak ada [counter]nya, yang dikirimkan otomax ke suplier apa ya? setting parsing kan ZS20.[counter].tujuan.pin?
Maaf masih newbie nih
-
terimkasih pak Iskandar atas masukannya, ada satu yang belum faham, kalau ubah .1. jadi . itu misalnya ada TRX rs ZS20.tujuan.pin terus tidak ada [counter]nya, yang dikirimkan otomax ke suplier apa ya? setting parsing kan ZS20.[counter].tujuan.pin?
Maaf masih newbie nih
nanti terkirimnya akan seperti ini:
ZS20.0812xxx.1234
jika tidak diubah, maka akan seperti ini hasilnya:
ZS20.1.0812xxx.1234
berhubung .1. sudah diubah jadi . maka ".1." berubah jadi "."
-
Padahal kan dari RS cuman ZS20.nomer.pin? bukan ZS20.1.nomer.pin? apa parameter [counter] dianggap = 1 pada saat RS tidak mengisikan parameter counter? ie: ZS20.081227000399.1234 nanti masuk ke parsing jadi ZS20.1.081227000399.1234 terus ama modul YM Host to Host .1. diganti jadi . begitukan?
-
Padahal kan dari RS cuman ZS20.nomer.pin? bukan ZS20.1.nomer.pin? apa parameter [counter] dianggap = 1 pada saat RS tidak mengisikan parameter counter? ie: ZS20.081227000399.1234 nanti masuk ke parsing jadi ZS20.1.081227000399.1234 terus ama modul YM Host to Host .1. diganti jadi . begitukan?
anda benar mas ;D ;D ;D
silahkan dicoba format ber'counter trsbt .... saya dah pake format ini dan tested ;D ;D
sejak pake v 1.07 lalu ;D ;D ;D
be CREATIV mas kalo ada update ;D ;D ;D
LANJUTKAN ;D ;D ;D
-
sebenarnya parameter [counter] itu otomax yang menghitung, atau RS yang memasukkan?misalnya saya RS mau kirim TRX yang pertama apa harus ZS20.1.0812....pin atau ZS20.0812...pin itu otomax sudah menghitung sendiri bahwa ini TRX counter = 1, nanti kalau saya kirim TRX dengan nominal sama tujuan sama otomax akan menghitung sendiri ini counter = 2 dst? kalau memang otomax yang menghitung sendiri, bagaimana dengan TRX yang gagal misalnya karena gangguan provider, itu masuk dalam hitungan counter juga atau enggak ama otomaX?
-
sebenarnya parameter [counter] itu otomax yang menghitung, atau RS yang memasukkan?misalnya saya RS mau kirim TRX yang pertama apa harus ZS20.1.0812....pin atau ZS20.0812...pin itu otomax sudah menghitung sendiri bahwa ini TRX counter = 1, nanti kalau saya kirim TRX dengan nominal sama tujuan sama otomax akan menghitung sendiri ini counter = 2 dst? kalau memang otomax yang menghitung sendiri, bagaimana dengan TRX yang gagal misalnya karena gangguan provider, itu masuk dalam hitungan counter juga atau enggak ama otomaX?
Setau saya [counter] di generate ama otomaxnya bos...misal trx RS= zs20.5.0812....pin ntar ke providernya otomax hitung sndiri brpa kali udah trx ke nomor tujuan itu diprovider tertentu (klo pindah provider/modul counter dimulai dari 1 lagi).Kalo itu TRX pertama maka ke provider yg terkirim zs20.1.0812....pin. Jd RS bisa aja bebas mo pakai counter atau tidak utk TRX yg pertama kali, tp utk trx berikutnya harus pakai counter (2,3,4...dst) klo nomor tujuannya sama.
Begitu yg saya tau bos..klo salah mohon dikoreksi ;D ;D
-
Setau saya [counter] di generate ama otomaxnya bos...misal trx RS= zs20.5.0812....pin ntar ke providernya otomax hitung sndiri brpa kali udah trx ke nomor tujuan itu diprovider tertentu (klo pindah provider/modul counter dimulai dari 1 lagi).Kalo itu TRX pertama maka ke provider yg terkirim zs20.1.0812....pin. Jd RS bisa aja bebas mo pakai counter atau tidak utk TRX yg pertama kali, tp utk trx berikutnya harus pakai counter (2,3,4...dst) klo nomor tujuannya sama.
Begitu yg saya tau bos..klo salah mohon dikoreksi ;D ;D
tepat sekali.
Jadi, tidak usah ragu gunakan parameter [counter] jika nembak ke server yg sudah support trx berulang kali dg format pengulangan yg menggunakan angka (2,3,4 dst).
-
hehehe.... baru tau aku.. fungsi ubah kata ;D
-
hehehe.... baru tau aku.. fungsi ubah kata ;D
fitur ubah kata sangat berguna jika nembak ym ke software F**** M****** dan ke M***LL
kalo ke sesama otomax, gak dibutuhkan sama sekali :D
-
malam Bos.. semua...
sepertinya pembahasannya gak selesai2... hehehe
saya juga sama.. mengalami hal yang sama
"Nominal Sama,kode produk sama, tp dikirim oleh RS berbeda". Ini akan menjadi masalah untuk case spt kami yang semua suplier adalah YM H2H. Karena reply dari suplier adalah TRX ini sudah pernah terjadi pada hari ini dengan status BERHASIL, SN:........, Harga Rp....Saldo......
Nah karena setting jawaban provider sudah di set sukses untuk kata-kata ini, maka TRX yang kedua disukseskan oleh otomaX. Si RS komplain karena TRX nggak masuk kok dibilang sukses. Begitu kejadiannya kira-kira.......
Usul: Ada 2 option untuk case seperti ini:
1. Tujuan sama, dengan Nominal sama pada hari yang sama di reject walaupun RS beda ( dibuat 1=iya)
2. Tujuan sama, dengan Nominal sama pada hari yang sama, TRX dikirimkan ke prioritas parsing berikutnya (untuk YM suplier tidak akan terjadi penolakan)
itu cukup yang point 1 saja udah aman untuk pihak Server...
kalo yang pakai [counter] silahkan dibahas terus....
tapi jangan lupa yang hal diatas... ::)
-
ngambil stoknya dari mana?? punya sendiri apa host sama orang??
-
@budi_s4n2s0
Enaknya cari supplier yang support counter juga. Ada beberapa selain otomax...
-
ada suplier yang format double nya: [counter][kode produk].[tujuan].[pin] , yang ini kalau di ubah kata nya dibuat 1 diubah jadi "kosong" nanti setiap angka 1 di kirim parsing akan di ubah jadi "kosong" ya?
Ada suggestion?
-
ada suplier yang format double nya: [counter][kode produk].[tujuan].[pin] , yang ini kalau di ubah kata nya dibuat 1 diubah jadi "kosong" nanti setiap angka 1 di kirim parsing akan di ubah jadi "kosong" ya?
Ada suggestion?
Diantara [counter] dan [kode produk] ada spasi gak ya? Kalo ada spasinya, coba disettingan ubah kata diisi "1 " (dikasih spasi di belakang angka 1, jd tidak semua angka 1 yg diubah) dan di settingan jadi dikosongin aja.
Semoga bisa membantu...kalo salah mohon dikoreksi...
-
bisa gitu ya? yang berarti nanti yang di"kosongkan" adalah kalau ada "1 " (1 dan spasi) apa otomax kalau ngirim ke modul YM, format [counter][kode].[tujuan].[pin] itu jadi 1 [kode].[tujuan].[pin] untuk transaksi yang pertama?
-
bisa gitu ya? yang berarti nanti yang di"kosongkan" adalah kalau ada "1 " (1 dan spasi) apa otomax kalau ngirim ke modul YM, format [counter][kode].[tujuan].[pin] itu jadi 1 [kode].[tujuan].[pin] untuk transaksi yang pertama?
Klo format parsing ke providernya= [counter] [kode].[tujuan].[pin]
Dan jika disetting "1 " diubah jadi "kosong", maka trx pertama yg dikirim oleh modul YM jadinya= [kode].[tujuan].[pin]
Karena umumnya trx pertama tidak memerlukan counter=1 ;D ;D
-
bos,
klo ada 2 suplayer yang 1 pake format counter dan yang satu tidak pake
trus rs transaksi ny pake format counter
nanti transaksi nya di kirim ke mana ya ???
-
bos,
klo ada 2 suplayer yang 1 pake format counter dan yang satu tidak pake
trus rs transaksi ny pake format counter
nanti transaksi nya di kirim ke mana ya ???
Setau saya seh..transaksi akan dikirim ke provider sesuai prioritas, dan modulnya sedang sibuk atau gak...
Bukan berdasarkan pake atau tidak pake format counter... ;)
Gitu seh bos yg saya tau...klo salah mohon dikoreksi..
-
betul bos. silakan lihat di administrasi - parsing. disitu ada kolom prioritas, yg nilainya lbh kecil diproses lebih dulu
-
Dear aLL,mohon bantuan saya ada kendala, dahulu saya pakai sw KRxxxx. Format trx disana : kode.tujuan.pin
Trx kedua : [counter][kode].tujuan.pin
Counter dimulai dr angka 1
Settingan counter di otomax dimana ya? Soalnya ini dimulai dr angka 2 kl di otomax...
Permasalahan kedua,
Bagaimana cara setting jika kita hosting keluar ke dgn:
Format trx kode.tujuan.pin
Format trx kedua: kode.tujuan.pin.tro1 atau ada jg yg .RO1
Ada lg yg formatnya kedua: kode.tujuan.pin.RO
Thx b4 agan2 skalian... Maaf saya baru ppake otomax, masi blm kenal benar. T
Hx saran dan infonya...GBU
-
Kesimpulannya, dari kasus TS.. kata kunci "SUKSES" inilah yg membuat trx dari RS kedua menjadi SUKSES juga, padahal itu adalah jawaban yg ditujukan untuk RS pertama.
Gampang mas.. untuk mensiasati itu.. Jika RS kedua trx nomor dan nominal sama di hari yg sama yg dilakukan oleh RS pertama (untuk yg ambil stok h2h), maka, buatlah jawaban untuk RS kedua itu menjadi "Menunggu jawaban" setelah 2 menit menunggu jawaban, maka hp kita berbunyi tanda ada trx pending (udah ada add on tentang ini). Skrg tinggal kreatif bikin kata kunci di "jawaban provider" nya..
Apa saran saya mengena? kalo iya, bagaimana caranya tak kasih tahu... di next post. Kalo gak mengena ya ini aja dulu..