Forum Orisinil
Kategori Umum => YMTiny - Free J2ME Yahoo! Messenger => Permohonan Fitur => Topic started by: JPservpulsa on November 02, 2015, 11:15:17 AM
-
Mohon Maaf sebelumnya kepada warga otomaxer khususnya sesepuh di sini begitu juga pak yusuf yang sebagai administrator. saya pendatang baru member otomax, baru jadi member sudah ada permintaan. sekiranya bisa mempertimbangkan permintaan saya, yaitu auto off produk. saya mengajukan ini menurut saya dirasa penting. mudah2an ada yang mendukung dan didukung oleh pak yusuf. saya berharap fitur ini untuk semua versi. trmksh
-
Mohon Maaf sebelumnya kepada warga otomaxer khususnya sesepuh di sini begitu juga pak yusuf yang sebagai administrator. saya pendatang baru member otomax, baru jadi member sudah ada permintaan. sekiranya bisa mempertimbangkan permintaan saya, yaitu auto off produk. saya mengajukan ini menurut saya dirasa penting. mudah2an ada yang mendukung dan didukung oleh pak yusuf. saya berharap fitur ini untuk semua versi. trmksh
tebal itu maksutnya yang seperti bagaimana fungsinya ya ?
di otomax sudah ada auto off modul ataupun parsing, mungkin itu bisa digunakan ;D ;D maaf jika salah
-
tebal itu maksutnya yang seperti bagaimana fungsinya ya ?
di otomax sudah ada auto off modul ataupun parsing, mungkin itu bisa digunakan ;D ;D maaf jika salah
Mirip - mirip dech ;D
Kalau kami sieh, fitur itu (auto off parsing (alias auto off produk) dan auto off modul) malah tidak kami pakai, lebih prefere dengan fitur Time Out untuk menggagalkan transaksi misalnya stok produk habis bis...
Ilustrasi:
Jika balasan provider pada suatu modul menyatakan stok habis maka kita setting alihkan agar diproses modul yang lain, baru kemudian kalau tidak ada modul yang memproses karena stoknya habis semua, transaksi akan masuk status Belum Diproses dan kemudian akan digagalkan otomatis oleh OtomaX dengan balasan Time Out.
Menurut kami cara ini lebih praktis karena tidak perlu men-aktif/non-aktifkan produk saat stok habis atau stok orderan masuk, jadi kami cukup fokus order, order dan order... tidur, tidur dan tidur... ;D
-
Mirip - mirip dech ;D
Kalau kami sieh, fitur itu (auto off parsing (alias auto off produk) dan auto off modul) malah tidak kami pakai, lebih prefere dengan fitur Time Out untuk menggagalkan transaksi misalnya stok produk habis bis...
Ilustrasi:
Jika balasan provider pada suatu modul menyatakan stok habis maka kita setting alihkan agar diproses modul yang lain, baru kemudian kalau tidak ada modul yang memproses karena stoknya habis semua, transaksi akan masuk status Belum Diproses dan kemudian akan digagalkan otomatis oleh OtomaX dengan balasan Time Out.
Menurut kami cara ini lebih praktis karena tidak perlu men-aktif/non-aktifkan produk saat stok habis atau stok orderan masuk, jadi kami cukup fokus order, order dan order... tidur, tidur dan tidur... ;D
jikapun dipakai , paling mentok2 nya juga larinya ke time out juga om
seandainya dial 2 habis, otomatis op sendiri yang modul dial 2 nya ;D maap yak, jika salah ;D
-
jikapun dipakai , paling mentok2 nya juga larinya ke time out juga om
seandainya dial 2 habis, otomatis op sendiri yang modul dial 2 nya ;D maap yak, jika salah ;D
Betul... tapi ketika stok orderan kita masuk, kita harus aktifkan parsing dulu manual, centang dulu.... ;D kalau cara saya di atas gak perlu aktifkan parsing lagi... stok masuk otomatis transaksi terproses... begitu bedanya ;D
-
Mirip - mirip dech ;D
Kalau kami sieh, fitur itu (auto off parsing (alias auto off produk) dan auto off modul) malah tidak kami pakai, lebih prefere dengan fitur Time Out untuk menggagalkan transaksi misalnya stok produk habis bis...
Ilustrasi:
Jika balasan provider pada suatu modul menyatakan stok habis maka kita setting alihkan agar diproses modul yang lain, baru kemudian kalau tidak ada modul yang memproses karena stoknya habis semua, transaksi akan masuk status Belum Diproses dan kemudian akan digagalkan otomatis oleh OtomaX dengan balasan Time Out.
Menurut kami cara ini lebih praktis karena tidak perlu men-aktif/non-aktifkan produk saat stok habis atau stok orderan masuk, jadi kami cukup fokus order, order dan order... tidur, tidur dan tidur... ;D
terima kasih otomaxer sudah mengomentari posting saya,
betul sekali saya sudah tes cara tersebut. akan tetapi cara itu hanya untuk kode yang sama saja. Lain halnya dengan auto off produk yang saya maksdkan. yang saya maksd adalah pengalihan transaksi menuju kode yang berbeda.
ilustrasinya begini, saya set 2 produk misalkan, SJP5=simpati jabotabek Promo hrg=5400 dan SJN5=simpati jabotabek hrg normal = 5500. ketika stok SJP5 habis maka produk itu di offkan otomatis karna setting jawabannya perintah begitu. ketika agen transaksi maka transaksinya akan menuju pada kode SJN5. maaf sebenarnya fitur ini akan terasa menurut saya jika agen transaksi tanpa kode.
-
terima kasih otomaxer sudah mengomentari posting saya,
betul sekali saya sudah tes cara tersebut. akan tetapi cara itu hanya untuk kode yang sama saja. Lain halnya dengan auto off produk yang saya maksdkan. yang saya maksd adalah pengalihan transaksi menuju kode yang berbeda.
ilustrasinya begini, saya set 2 produk misalkan, SJP5=simpati jabotabek Promo hrg=5400 dan SJN5=simpati jabotabek hrg normal = 5500. ketika stok SJP5 habis maka produk itu di offkan otomatis karna setting jawabannya perintah begitu. ketika agen transaksi maka transaksinya akan menuju pada kode SJN5. maaf sebenarnya fitur ini akan terasa menurut saya jika agen transaksi tanpa kode.
Kalau ntu.. namanya bukan auto off produk, tapi binding produk kali ya... ;D
-
Kalau ntu.. namanya bukan auto off produk, tapi binding produk kali ya... ;D
yang ijo itu penjelasannya seperti apa ya om ? ;D ;D
-
setuju ama atas ane, ikut nanya nih yang ijo artinya apa ya??? ;D
-
bagus kalau ada auto off produk..
kebanyakan server sekarang udah buka h2h point.. h2h by order..
Misalkan :
Si User order telkomsel unit :
5:100
10:100
kita bisa sett di kolom stok, dan jika kalau stok sisa 0 , maka produk itu akan off. (stok kosong)..
Semoga usulanya di approve oleh pak yusuf. soalnya ada juga yang order unit, kadang2 bisa kebablasan stoknya ;D ;D
-
bagus kalau ada auto off produk..
kebanyakan server sekarang udah buka h2h point.. h2h by order..
Misalkan :
Si User order telkomsel unit :
5:100
10:100
kita bisa sett di kolom stok, dan jika kalau stok sisa 0 , maka produk itu akan off. (stok kosong)..
Semoga usulanya di approve oleh pak yusuf. soalnya ada juga yang order unit, kadang2 bisa kebablasan stoknya ;D ;D
Kalau boleh tahu, bagaimana cara penerapan yang tulisan merah itu di otomax ;D
-
Kalau boleh tahu, bagaimana cara penerapan yang tulisan merah itu di otomax ;D
maksutnya sistem setok bos ? itu hanya ada di otomax ultimate, sepertinya begitu, maap jika salah
-
Mohon Maaf sebelumnya kepada warga otomaxer khususnya sesepuh di sini begitu juga pak yusuf yang sebagai administrator. saya pendatang baru member otomax, baru jadi member sudah ada permintaan. sekiranya bisa mempertimbangkan permintaan saya, yaitu auto off produk. saya mengajukan ini menurut saya dirasa penting. mudah2an ada yang mendukung dan didukung oleh pak yusuf. saya berharap fitur ini untuk semua versi. trmksh
Saya kira auto off produk yang bisa digunakan untuk menonaktifkan parsing produk tertentu pada modul tertentu,..
contoh: misal kita hanya menginginkan kode produk TD sebanyak 5 trx pada modul tertentu, maka setelah mencapai 5 trx, maka parsingnya auto off untuk kode tersebut, tapi bisa tetap bisa trx untuk kode yg lainnya.
Maaf agak belepotan, maklum tidak mengerti program.....
-
maksutnya sistem setok bos ? itu hanya ada di otomax ultimate, sepertinya begitu, maap jika salah
Contoh :
Sibos posisi server di daerah Jakarta, tapi mempunyai downline dan agen di daerah bandar lampung. si bos minta bantuan kesaya untuk stok telkomselnya dengan konsekwensi transaksi murni di wilayah bandar lampung.
dan sibos nitip orderan stok kesaya dengan denom :
5:100 x 5300
10:100 x 10300
System kinerjanya :
tembakin saldo Rp.1.560.000 ke akun si bos, setelah itu setting di administrasi, produk.. dan isi kolom stok.
misalkan kodenya SOT5 dan SOT10, Maka, kolom stok SOT5 Isi 100 SOT10 Isi 100
Mungkin disaya ada ketebatasan modem atau chip.. terkadang saya gabungkan dengan stok lokal saya, sering kejadian kebablasan.. sibos hanya order 5:100, tapi karna system auto off produk tidak ada, stoknya bisa kebablasan -10 atau bahkan lebih. otomatis di denom 10nya sibos kalau di transaksikan habis saldo pasti kurang..
Kurang lebih seperti itu. smoga dapat di pahami.. hehe
-
Saya kira auto off produk yang bisa digunakan untuk menonaktifkan parsing produk tertentu pada modul tertentu,..
contoh: misal kita hanya menginginkan kode produk TD sebanyak 5 trx pada modul tertentu, maka setelah mencapai 5 trx, maka parsingnya auto off untuk kode tersebut, tapi bisa tetap bisa trx untuk kode yg lainnya.
Maaf agak belepotan, maklum tidak mengerti program.....
kalau yang seperti ini masih bisa di akalin bos.. dengan settingan jawaban :D dan tidak terlalu berfungsi juga, contoh :
Pembelian 1 buah voucher <SimPATI> senilai <10> untuk <081375900148 telah berhasil. SN <5110616340941647100SN <Stok anda 10K=710.
mau di offin ketika stok sisa 500
settinganya :
- Bikin kolom baru
- Kata kunci: "Stok anda 10K=500"
- AWALAN TUJUAN = "<"
- AKHIRAN TUJUAN= " telah"
- SN/REF = "SN <
- STATUS = SUKSES
- CENTANG AUTO OFF PARSING
- Settingan jawaban sukses aslinya tinggal di naikan prioritasnya.. dengan menambahkan angka "333" atau lebih tinggi..
Seperti itulah kira2.. hehee :D
-
Saya kira auto off produk yang bisa digunakan untuk menonaktifkan parsing produk tertentu pada modul tertentu,..
contoh: misal kita hanya menginginkan kode produk TD sebanyak 5 trx pada modul tertentu, maka setelah mencapai 5 trx, maka parsingnya auto off untuk kode tersebut, tapi bisa tetap bisa trx untuk kode yg lainnya.
Maaf agak belepotan, maklum tidak mengerti program.....
bukan bos, maksd ane auto off produk itu, yang menonaktifkan/menon-centangkan secara otomatis produk yang ada di administrasi>produk>tabel aktif. fungsinya untuk pengalihan produk yang kodenya berbeda. selama inikan otomax tidak bisa mengalihkan produk yang kodenya berbeda. ;D begitu pun dengan software yang lain. inipun usulan saya, agar otomax menjadi tampil beda dengan yang lain. :) :)
-
Binding Prefix Produk kalo ditempat sy ini namanya :D
mengalihkan otomatis ke lain kode sesuai parameter balasan yg ditangkap.
misal S10 pake jalur h2h pada kosong/gangguan ,
dialihkan otomatis ke kode lain misal SS10 (cip sendiri)
mungkin maksudnya gitu yah bos ;D
-
Binding Prefix Produk kalo ditempat sy ini namanya :D
mengalihkan otomatis ke lain kode sesuai parameter balasan yg ditangkap.
misal S10 pake jalur h2h pada kosong/gangguan ,
dialihkan otomatis ke kode lain misal SS10 (cip sendiri)
mungkin maksudnya gitu yah bos ;D
tepat sekali o... itu yang dimaksud binding produk yang di bilang bos M.A.M
Kalau ntu.. namanya bukan auto off produk, tapi binding produk kali ya... ;D
-
Binding Prefix Produk kalo ditempat sy ini namanya :D
mengalihkan otomatis ke lain kode sesuai parameter balasan yg ditangkap.
misal S10 pake jalur h2h pada kosong/gangguan ,
dialihkan otomatis ke kode lain misal SS10 (cip sendiri)
mungkin maksudnya gitu yah bos ;D
Gimana caranya tuh otomatis dialihkan ke kode lain, soalnya setau saya bisanya dialihkan ke modul lain dengan kode produk tetap sama
-
Gimana caranya tuh otomatis dialihkan ke kode lain, soalnya setau saya bisanya dialihkan ke modul lain dengan kode produk tetap sama
sw nya yg bisa binding bkn pk otomax bos
-
sw nya yg bisa binding bkn pk otomax bos
emang mungkin sw lain sudah bisa, tapi otomax belum bisa, oleh karena itu saya mengusulkan fitur ini,supaya bisa.. ;)
Gimana caranya tuh otomatis dialihkan ke kode lain, soalnya setau saya bisanya dialihkan ke modul lain dengan kode produk tetap sama
ini makanya bos lagi diusulkan, otomax emang belum bisa binding produk, ayo didukung dong... ;D ;D ;D...menurut saya bisa saja binding produk, cara kerjanya gak jauh beda dengan outo off parsing ataupun modul..tinggal tambahkan fitur off produk di setting jawaban yang nantinya mengarah ke centang aktif produk.
-
Mirip - mirip dech ;D
Kalau kami sieh, fitur itu (auto off parsing (alias auto off produk) dan auto off modul) malah tidak kami pakai, lebih prefere dengan fitur Time Out untuk menggagalkan transaksi misalnya stok produk habis bis...
Ilustrasi:
Jika balasan provider pada suatu modul menyatakan stok habis maka kita setting alihkan agar diproses modul yang lain, baru kemudian kalau tidak ada modul yang memproses karena stoknya habis semua, transaksi akan masuk status Belum Diproses dan kemudian akan digagalkan otomatis oleh OtomaX dengan balasan Time Out.
Menurut kami cara ini lebih praktis karena tidak perlu men-aktif/non-aktifkan produk saat stok habis atau stok orderan masuk, jadi kami cukup fokus order, order dan order... tidur, tidur dan tidur... ;D
mau tanya, klo modul yg stok kosong itu memproses, kemudian gagal kirim karna jaringan, apa langsung otomatis alihkan transaksi ke modul lain OM? cara bagaimana?
-
mau tanya, klo modul yg stok kosong itu memproses, kemudian gagal kirim karna jaringan, apa langsung otomatis alihkan transaksi ke modul lain OM? cara bagaimana?
tangkap jawaban om , ;D ;D ;D
-
tangkap jawaban om , ;D ;D ;D
bukannya status GAGAL KIRIM gak ada jawabannya om, jadi gak bisa ditangkap? biasanya status gagal kirim karna jaringan lagi gak stabil. jadi saja warnanya biru laut...klo bisa ditangkap, kasih triknya dong caranya gimana?
-
bukannya status GAGAL KIRIM gak ada jawabannya om, jadi gak bisa ditangkap? biasanya status gagal kirim karna jaringan lagi gak stabil. jadi saja warnanya biru laut...klo bisa ditangkap, kasih triknya dong caranya gimana?
pakai modem apa om?