Forum Orisinil
Kategori Umum => Diskusi Umum => Topic started by: Timus on March 18, 2012, 07:52:22 PM
-
Kadang saya cukup bingung dan agak sulit menjelaskan cara penghitungan kwh dari token yg telah di beli konsumen.
Mereka sering bertanya : Token20 kok berbeda-beda nilai kwhnya?
sore ini dapat email dari teman, tentang rumus penghitungan kwh.. (tapi aku tetep gak mudeng ;D)
Cara mengetahui atau menghitung Kwh yang kita jual dan yg konsumen dapatkan :
RUMUS:
Nominal-Admin Bank = X
X-ppj=Rp. token
Rp. Token:daya = nilai Kwh
contoh:
1. Admin bank Rp. 2.500 pembelian token 20.000 misal PPJ 3% (lain ladang-lain belalang)
Golongan R1 1.300 VA, harga Kwh Rp. 790
Kwh yang di dapat:
20.000 - 2.500 = 17.500
17.500 - 3% = 16.975
16.975 / 790 = 21.48 Kwh.
2. Admin Bank Rp. 2.000 pembelian token 20.000 misal ppj 3%
golongan R1. 1.300 VA, harga Kwh Rp. 790
20.000 - 2.000 = 18.000
18.000 - 3% = 17.460
17.460 / 790 =22.10 Kwh
3. Admin Bank Rp. 1.600 pembelian token 20.000 misal ppj 3%
golongan R1. 1.300 VA, harga Kwh Rp. 790
20.000 - 1.600 = 18.400
18.400 - 3% = 17.848
17.848 / 790 =22.59 Kwh
jadi kalau kita amati banyak suplier yang memberikan potongan sekian.. sekian.. sekian... (depan belakang sama saja)
mereka berdasarkan rumus diatas?
-
ikut nyimak.. ^_^
-
ikut nyimak.. ^_^
tambahan bos
http://www.shosha.co.id/cara-menghitung-kwh-listrik-prabayar.html
tq
-
kan ada 3 golong harga.
seperti tarif sosial, rumah tangga, bisnis.
itu yg terkadang jadi pertanyaan para counter.
-
;D Nubi ikut menyimak
-
tambahan bos
http://www.shosha.co.id/cara-menghitung-kwh-listrik-prabayar.html
tq
tq bos shosa
ini yg saya perlukan tarif pergolongan jadi bisa sedikit menjelaskan ke konsumen.
-
tq bos shosa
ini yg saya perlukan tarif pergolongan jadi bisa sedikit menjelaskan ke konsumen.
di print aja pak kalo perlu,,, ;D ;D ;D ;D