Forum Orisinil
Kategori Umum => Diskusi Umum => Topic started by: aviva arifin on May 13, 2013, 09:34:00 AM
-
Salam,
Semenjak Cluster menjadi trend di kalangan OPSEL mulai saat itulah HLR tidak berlaku lagi. Yang berlaku sesungguhnya adalah dari BTS manakah sebuah nomor mendapatkan signal?; dari situlah ditentukan nomor yang diisi ikut cluster mana?; dari situlah penjualan dihitung, termasuk penjualan inner ataukah outer; kalau chip yang mengisi ulang dan nomor yang diisi ulang mendapatkan signal dari 1 BTS yang sama atau 2 BTS/lebih namun dalam satu cluster, maka dihitung penjualan inner, kalau tidak demikian maka dihitung penjualan outer.
Sejauh manakah HLR berfungsi saat ini? HLR sejak cluster diterapkan sungguh kurang efektif lagi, karena banyak nomor - nomor lama yang telah mati masuk dalam kantong sampah, kemudian didaur ulang lagi menjadi Nomor Perdana baru dan dijual di wilayah penjualan berbeda, dan ada pula yang dijual masih dalam wilayah sama, karena sistem OPSEL tidak lagi menggunakan HLR melainkan BTS. Itu artinya HLR yang melekat di nomor tersebut sudah tidak lagi valid dijadikan pedoman.
Terus solusinya bagaimana? Solusi hanya satu yakni menciptakan SOFTPUL yang mampu mendeteksi secara otomatis letak nomor yang diisi mendapatkan signal dari BTS mana, sehingga dapat ditentukan clusternya. Namun hal ini cuma MIMPI. Karena untuk menciptakan Software yang demikian tentu harus masuk, mengetahui dan menganalisa sistem masing - masing OPSEL yang memberlakukan Cluster. Dan kecil kemungkinan mereka mengizinkan pihak lain untuk mengakses sistem mereka.
Semoga mimpi ini jadi kenyataan, karena SEGALA SESUATU NYATA BERAWAL DARI MIMPI
Terima kasih,
Kepanjangan istilah:
SOFTPUL= Software Pulsa
OPSEL= Operator Seluler
-
semoga gathering yg akan datang harus di bahas... ;) ;)
-
seharusnya operator seluler memberikan keringanan inner outernya,seandainya operator menggunakan HLR sebagai batasan tentu dealeer2 yang memiliki pelanggan minoritas juga bisa makan.termasuk kita serpul yang ada.betul gak?
-
seharusnya operator seluler memberikan keringanan inner outernya,seandainya operator menggunakan HLR sebagai batasan tentu dealeer2 yang memiliki pelanggan minoritas juga bisa makan.termasuk kita serpul yang ada.betul gak?
OPSEL adalah produsen produk, jadi mereka mau mendistribusikan produk dengan sistem bagaimana, inner dan outer batasan maksimal berapa itu hak mereka :'(. Pihak luar cuma sebatas mampu menyampaikan usulan.
SERVER PULSA adalah Makelar pulsa, apapun kebijakan OPSEL harus mengikutinya untuk tetap bertahan menjalankan praktek makelaran demi mendapatkan keuntungan, baik dengan kerelaan ataupun keberatan hati.
Singkatnya Server Pulsa juga harus mempunyai solusi jitu akan sistem cluster dari sisi tehnologi, yakni dukungan perangkat yang mampu mendeteksi nomor yang diisi mendapatkan signal dari BTS daerah mana, sehingga diketahui masuk cluster mana, hal ini sangat urgent demi kelangsungan usaha Server Pulsa dewasa ini. Dengan demikian cluster bukan jadi masalah lagi dan Server Pulsa bisa berjaya kembali ;)
-
Numpang nampang dulu OM ;D ;D
-
thx info nya...... :) :) :)
-
Salam,
Semenjak Cluster menjadi trend di kalangan OPSEL mulai saat itulah HLR tidak berlaku lagi. Yang berlaku sesungguhnya adalah dari BTS manakah sebuah nomor mendapatkan signal?; dari situlah ditentukan nomor yang diisi ikut cluster mana?; dari situlah penjualan dihitung, termasuk penjualan inner ataukah outer; kalau chip yang mengisi ulang dan nomor yang diisi ulang mendapatkan signal dari 1 BTS yang sama atau 2 BTS/lebih namun dalam satu cluster, maka dihitung penjualan inner, kalau tidak demikian maka dihitung penjualan outer.
Sejauh manakah HLR berfungsi saat ini? HLR sejak cluster diterapkan sungguh kurang efektif lagi, karena banyak nomor - nomor lama yang telah mati masuk dalam kantong sampah, kemudian didaur ulang lagi menjadi Nomor Perdana baru dan dijual di wilayah penjualan berbeda, dan ada pula yang dijual masih dalam wilayah sama, karena sistem OPSEL tidak lagi menggunakan HLR melainkan BTS. Itu artinya HLR yang melekat di nomor tersebut sudah tidak lagi valid dijadikan pedoman.
Terus solusinya bagaimana? Solusi hanya satu yakni menciptakan SOFTPUL yang mampu mendeteksi secara otomatis letak nomor yang diisi mendapatkan signal dari BTS mana, sehingga dapat ditentukan clusternya. Namun hal ini cuma MIMPI. Karena untuk menciptakan Software yang demikian tentu harus masuk, mengetahui dan menganalisa sistem masing - masing OPSEL yang memberlakukan Cluster. Dan kecil kemungkinan mereka mengizinkan pihak lain untuk mengakses sistem mereka.
Semoga mimpi ini jadi kenyataan, karena SEGALA SESUATU NYATA BERAWAL DARI MIMPI
Terima kasih,
Kepanjangan istilah:
SOFTPUL= Software Pulsa
OPSEL= Operator Seluler
betul bos.hlr sdh tdk menjamin trx kita aman.td pagi baru kejadian trx murni untuk regional saya.ternyata 4 cip sdh dpt SP.stok dah di pangkas habis..............
-
Numpang nampang dulu OM ;D ;D
silahkan om,senyum yg lebar ya.............. ;D ;D ;D
-
P U S I N G
N G E L U
P E N A K
D O D O L
P P O B
-
ikutan mimpi ah
misal, kalo di cek terhubung ke bts mana, sebelum isi pulsa, hp konsumen matiin dulu, biar gak dapat sinyal, hasilnya innerkah?
mungkin bisa dgn cara pakai kodepos, jadi setiap trx ada kodeposnya, misal kode.tujuan.pin.kodepos, jadi kita filter berdasarkan kodepos, mau gak mau kita daftarin rs harus tau kodepos domisilinya ;D
ya... sapa tau bisa meminimalisir outer
cara paling ampuh.... maen di area masing2, dalam arti, tunduk dan patuh dgn aturan hard cluster 8)
nb: sabar aj, ini siklus tahunan kok, ntar lagi juga panen ::)
-
Sebenarnya bisa tapi kemungkinan kecil. Semuanya tergantung dari kerjasama dengan rs lokal.
Di buat kode khusus untuk RS lokal area dealer dimana kode tersebut jangan di lock HLR di bikin bebas aja. Rs di ajak ngobrol begono begini. Setiap ada yang beli pulsa untuk operator yg ketat cluster nya kita bujuk rs untuk menanyakan terlebih dahulu kepada pembeli nomor yang akan di isi ada di mana. Kl berada di sekitar cluster dealer baru transaksi dengan kode khusus tersebut. Kemungkinan memang kecil bgt rs bisa untuk di ajak kerjasama dan pasti itu akan merepotkan rs.
Dan yang pasti sudah tau resiko jika tidak di lock. Gemblingggg ... Jika berhasil bisa 10000% inner, jika tidak resiko 1000000000% outer
-
saya turut prihatin tentang adanya cluster....banyak kawan2 sever yg dulunya besar (merajai dunia perserveran) dg adanya cluster jadi kembang kempis dan akhirnya sebagian memilih untuk OFF dr dunia "SERVER", dan sekarang malah banyak bermunculan server2 lokal dan kerja sama dengan para seles operator dan hanya mencari RS lokal malah bisa "eksis", walau pendapatan tdk besar tapi cukup dan malah lebih untuk kehidupan sehari2..... itulah "DUNIA"... banyak warna-warninya dan harus pandai2 menyelaraskan dengan kondisi yang ada kalo nggk mau ikut "TUMBANG". karena kebijakan "CLUSTER" akan tetap berjalan dan tidak bisa di tahan.....maka kita (SERVER) yang harus mengikuti kebijakan "OPERATOR".....jadi jangan "KAKU"....dg kelemasan yg selaras dg kondisi insyaAlloh kita akan tetap "EKSIS"
-
ikutan mimpi ah
misal, kalo di cek terhubung ke bts mana, sebelum isi pulsa, hp konsumen matiin dulu, biar gak dapat sinyal, hasilnya innerkah?
mungkin bisa dgn cara pakai kodepos, jadi setiap trx ada kodeposnya, misal kode.tujuan.pin.kodepos, jadi kita filter berdasarkan kodepos, mau gak mau kita daftarin rs harus tau kodepos domisilinya ;D
ya... sapa tau bisa meminimalisir outer
cara paling ampuh.... maen di area masing2, dalam arti, tunduk dan patuh dgn aturan hard cluster 8)
nb: sabar aj, ini siklus tahunan kok, ntar lagi juga panen ::)
Sebenarnya bisa tapi kemungkinan kecil. Semuanya tergantung dari kerjasama dengan rs lokal.
Di buat kode khusus untuk RS lokal area dealer dimana kode tersebut jangan di lock HLR di bikin bebas aja. Rs di ajak ngobrol begono begini. Setiap ada yang beli pulsa untuk operator yg ketat cluster nya kita bujuk rs untuk menanyakan terlebih dahulu kepada pembeli nomor yang akan di isi ada di mana. Kl berada di sekitar cluster dealer baru transaksi dengan kode khusus tersebut. Kemungkinan memang kecil bgt rs bisa untuk di ajak kerjasama dan pasti itu akan merepotkan rs.
Dan yang pasti sudah tau resiko jika tidak di lock. Gemblingggg ... Jika berhasil bisa 10000% inner, jika tidak resiko 1000000000% outer
saya turut prihatin tentang adanya cluster....banyak kawan2 sever yg dulunya besar (merajai dunia perserveran) dg adanya cluster jadi kembang kempis dan akhirnya sebagian memilih untuk OFF dr dunia "SERVER", dan sekarang malah banyak bermunculan server2 lokal dan kerja sama dengan para seles operator dan hanya mencari RS lokal malah bisa "eksis", walau pendapatan tdk besar tapi cukup dan malah lebih untuk kehidupan sehari2..... itulah "DUNIA"... banyak warna-warninya dan harus pandai2 menyelaraskan dengan kondisi yang ada kalo nggk mau ikut "TUMBANG". karena kebijakan "CLUSTER" akan tetap berjalan dan tidak bisa di tahan.....maka kita (SERVER) yang harus mengikuti kebijakan "OPERATOR".....jadi jangan "KAKU"....dg kelemasan yg selaras dg kondisi insyaAlloh kita akan tetap "EKSIS"
Kalau mau filter menggunakan kode pos di OtomaX keliatannya udah bisa. Namun tetap gak nyambung jika dijadikan solusi CLUSTER :'(. Filter Kode Pos hampir sama dengan HLR. Karena RS meski RS Lokal tidak sedikit nomor yang diisi ulang itu nomor saudaranya yang sedang kerja di luar pulau, misal Sumatra, Kalimantan sedangkan posisi server kita ada di jawa misalnya, atau nomor teman atau saudaranya yang saat isi ulang pulsa, saudaranya tsb sedang (bepergian) berada di luar cluster chip yang ada di server kita. Jadi tetap saja masuk penjualan Outer meski udah difilter pakai kode pos dan main di RS Lokal serta main di area sendiri. Sebab Cluster itu yang dijadikan pedoman utama adalah Nomor yang diisi ulang dapat signal dari BTS mana, bukan HLR Nomor yang diisi ulang dan bukan pula posisi RS.
Cara - cara seperti menggunakan filter Kode Pos, Main di area sendiri, Main dengan RS Lokal itu sifatnya cuma mampu sebatas meminimalisir Outer, tidak bisa dijadikan Solusi Cluster Sesungguhnya.
-
Kalau mau filter menggunakan kode pos di OtomaX keliatannya udah bisa. Namun tetap gak nyambung jika dijadikan solusi CLUSTER :'(. Filter Kode Pos hampir sama dengan HLR. Karena RS meski RS Lokal tidak sedikit nomor yang diisi ulang itu nomor saudaranya yang sedang kerja di luar pulau, misal Sumatra, Kalimantan sedangkan posisi server kita ada di jawa misalnya, atau nomor teman atau saudaranya yang saat isi ulang pulsa, saudaranya tsb sedang (bepergian) berada di luar cluster chip yang ada di server kita. Jadi tetap saja masuk penjualan Outer meski udah difilter pakai kode pos dan main di RS Lokal serta main di area sendiri. Sebab Cluster itu yang dijadikan pedoman utama adalah Nomor yang diisi ulang dapat signal dari BTS mana, bukan HLR Nomor yang diisi ulang dan bukan pula posisi RS.
Cara - cara seperti menggunakan filter Kode Pos, Main di area sendiri, Main dengan RS Lokal itu sifatnya cuma mampu sebatas meminimalisir Outer, tidak bisa dijadikan Solusi Cluster Sesungguhnya.
INI YG SUSAH, KARNA SKARANG KEBANYAKAN RS JG BUKAN KONTER [ RS MOBILE]
-
behind imagination
smuanya mungkin bos, selama kita mampu membayangkan nya, klo ada yang bisa buat a pasti ada yang bisa buat anti a, klo mereka buat cluster pasti ada yang bisa buat anticlusternya, kalo kita gak bisa pasti ada yang lain yang bisa.