Cuma mau ngasih cerita aja berdasarkan info dari teman2 dulu..Knpa bank lbh suka pake debt collector,krna kl kata teman saya,kl misalkan dibawa ke persidangan,bukan masuk kasus pidana,tp ke kasus perdata,dan katanya juga,biasanya akhirnya si pengutang akan ditanya,mampu bayar brpa,dan bagaimana cara pembayarannya,ktnya sih bgtu,krna teman itu dulu sales elektronik,dan tempat di kerja,kena tipu sama salah satu toko sampai ratusan juta..dibawa kepengadilan,akhirnya keputusan final,si terhutang wajib membayar Rp. 10.000 perhari,bayangkan,yg hilang ratusan juta,sampai kapan selesainya..
Itu sih cerita teman ane bos..gak tau bener atau gaknya,bukan ahli hukum soalnya
