HMM CLESTER LAGI, GAMPANG BANGET CARA MENGHADAPINNYA, SECARA LOGIKA: KITA MEMBOM ORDERAN KE DEALER DAN TIDAK BELANJA KE DEALER LAGI SELAMA 1 BULAN, DENGAN 100 CHIP MASING2 200 200 ORDERAN HARI KEDUA ORDER DI DEALER YANG BERBEDA, HARI KETIGA DEALER YANG LAIN, TERUS SAMPAI SEMUA DEALER KITA CROSS TRX JADI HARD CLESTER AKAN BERPIKIR KEMANA TRX TELKOMSEL SELAMA INI... YANG KENA TEGUR DEALER??? TERUS JALAN KEDUA PELANGGAN TELKOMSEL HARUS DI SIKAT HABIS DENGAN MEMINDAHKAN PELANGGANYA KE OPERATOR LAIN PERBANYAK SELES SERVER DAN PERBANYAK PROMO SERVER DAN FASILITAS NYA DI OTOMAX... TRIMS
bukan sebuah solusi menurut saya..... sikapi dengan bijak.... lebih baik duduk diam sambil mengamati pergerakan dari hard cluster. salah satu taktik provider untuk meningkatkan produk lain yang sama tanpa harus mengeluarkan biaya adalah dengan hard cluster. produk yang saya maksud disini adalah voucher fisik/gesek. pernahkah anda menghitung brapa besar perbedaan atau selisih penjualan antara voucher fisik dan elektrik. tentu tak pernah terlintas di benak kita para pemain server, yang penting ada barang kita jual itu saja kan???
coba bandingkan saja sendiri dengan perhitungan nalar, brapa banyak voucher fisik yg terjual di servermu ?? dan brapa banyak voucher elektrik yang terjual

tentu perbandingannya 0:1000.
klo voucher fisik yang di konter2 bagaimana

tanyakan saja sama RS anda sendiri brapa banyak voucher fisik yg terjual perbandingannya.. darisini masing2 provider sudah menilai, menimbang dan akhirnya memutuskan, hardcluster (sebutan tenarnya) menjadi salah satu taktik untuk setidaknya memberikan perbandingan yang sepadan.
itu argumen saya yah... klo ada salah silahkan dikoreksi dan ditambahkan... jadi lebih baik saat ini gak perlu gembar-gembor bakar perdana atau mengalihkan pelanggan, gak gampang mengalihkan sebuah brandimage yang sudah tertanam puluhan tahun di benak pelanggan. lebih baik duduk diam dan mengamati secara jelas pergerakan kebijakan masinng2 provider yang diinginkan, karena kita juga bukan provider.
Ada Barang kita jual, gak ada barang ya sudah gak jualan barang itu dulu... "GITU AJA KOQ REPOT (kata alm. Gusdur

)