saya berusaha mencerna cerita mas Novandi dan sangat prihatin, saya membaca dan menyimak setidaknya ada 4x menggelontorkan modal segar
- saat usaha server dibuka dengan modal sharing 50-50
- modal pinjaman 50jt dari teman -sy ga tahu ini teman yg sama atau yg lain
- tambahan 25jt lagi dari mas Novandi pribadi -hasil dari kredit juga
- tambahan lagi 50jt dari investor baru dengan fee 1jt/bulan
saya tidak ingin kita terjebak pada pemikiran seolah "managemen" adalah sesuatu yang sebegitu sulitnya, saya hanya berpikir sederhana, bukankah kita berusaha -dagang- adalah untuk mencetak laba dan memberi nilai tambah atas modal; jika modal selalu susut, susut dan selalu susut, hal itu berarti usaha kita merugi? penting bagi saya untuk mencari tahu penyebab ruginya itu dimana dan mengapa? jikapun banyak uang di luar dalam bentuk pihutang -meskipun pihutang tidak lancar sekalipun, nilai pihutang plus jumlah stock yang ada (stock chip sendiri + saldo H2H + uang tunai dan bank) harusnya tidak selalu susut jika memang usaha itu untung
sumber "kebocoran" yang menyebabkan kerugian itu HARUS teridentifikasi, karena jika tidak teridentifikasi -mhn maaf sebelumnya mas Novandi- seberapa besarpun modal ditumpahkan untuk -seperti rencana sampean- agar server bisa berjalan, saya hampir yakin pasti akan amblas juga
Saya berdoa semoga kita semua terhindar dari melakukan kekeliruan yang serupa, amin