PAra master mohon bantuan jawab.
Tak bantu jawab ya kang joko, Klo Langsung di charge dari luar pasti akan bentrok antara dc charge luar dan charge ups,dan yang ampere nya kecil akan kalah,kemungkinan terbakar,kecuali pean gabungkan dengan menggunakan dioda dan kapasitor.
charge ups memang lama karena itu di khususkan untuk charge aki bawaan,menurut pengalaman saya seefektif apapun menggunakan charge dari ups atau istilahnya dimodif,dibuatkan rangkaian auto charge tetap akan mengganggu kinerja ups,apa lagi klo aki luar tetap nyambung,makin lama aki makin lemas.dan pada saat inverter bekerja auto charge tadi menggangu inverter untuk bekerja optimal.jadi gak tahan lama dan kekuatan outputnya berkurang.
saran saya tetap pake charge luar itu,klo penuh tinggal di matiin,terus antara aki luar dan aki ups + dan - nya di kasi relay,jadi cuma akan terhubung jika listrik off saja. jadi isi aki akan tetap penuh. tapi sayang cari relay yang ampernya besar lumayan sulit, yang ada di pasaran jadi gak optimal,sering terbakar dan arus aki luar ke ups jadi terganggu, jadi gak tahan lama deh nyalanya karena arus dari aki luar ke ups lewat relay yang komponennya kecil.
bisa juga charge dari ups.ambil jalur + dan - langsung dari travo charge ups, kasih dioda 10a,sama kapasitor, terus di kasi saklar,jadi klo aki luarnya dah anget dimatiin deh saklarnya biar gak ngecas terus,tapi tetap,,, antara aki luar dan aki ups dikasi relay biar isinya tetap penuh.
maaf klo sulit di pahami. he,,he