maaf bos,,,jangan jadikan sholat nomer 2.(mungkin maksud awalnya cuma bercanda,bukan untuk di benarkan.)
[/font]
Tdk ada ayat yg menyebutkan rukun islam pke NO URUT (=semuanya hrs dilaksanakan)
he..he..he. Jangan salah paham donk...! saya lupa gak saya perjelas, lama gak ke thread ini, tapi saya yakin sudah banyak yang ngerti kox.
Monggo di lanjut pembahasannya.
Sambil nunggu sahur,saya mau cerita ach...
Ada seorang teman bertanya. Kenapa orang-orang dahulu meski gak sekolah tapi taat pada orang tua,diatur enak,dan yang sekolah benar2 pintar,banyak orang ampuh,do'a nya gampang terkabul,anaknya 8 ada yang mengarang kitab,ada yang hafal al qur'an pokoknya sholih dan sholikhah semua?
tapi anak sekarang banyak yang gak tau tatakrama,unggah-ungguh, dituturi berani,malah jawab,diatur susah,malah banyak yang berani sama orang tua,pergaulannya gak karu2an.
saya jawab. Karana orang dulu yang dimakan hanya yang benar2 halal,dan menjauhkan dirinya dari sesuatu yang haram. contoh:
a. Ada teman bertamu kerumah kita,tak sengaja uangnya jatuh misal 5rb,terus teman kita pulang uangnya kita ambil,menurut kita ini syah,karena berada di pekarangan kita jadi hak kita,
b. ada kelapa jatuh di ladang sebelah rumah,kita ambil kita bawa pulang,meski kita tau walau kita ambil yang punya ladang gak bakal marah dan gak tau karena rumahnya jauh.
c. ada trx replynya luama,cek stock gak bisa terus kita sukseskan,dan agen gak komplain padahal trx gagal dan gak motong stock
sesuatu yang berasal dari contoh2 itu,akhirnya bercampur dengan harta kita, akhirnya kita makan, dimakan anak istri, sesuatu yang berbau haram masuk dalam perut kita,menyatu dengan darah kita dalam 40 hari membuat hati dan pikiran kita gelap,galau,jauh dari rahmat dan hidayah alloh,
Dalam waktu 40 hari itu selama sesuatu yang berbau haram masih menyatu dalam darah kita,dan kita bersenggama dengan istri,dan kemudian kita menanamkan benih yang berbau haram di rahim istri,dan akhirnya jadilah janin,jadi anak yang dilahirkan,apa yang terjadi saudara?
Setujukah anda?