News:

Selamat datang di Forum Orisinil!

Main Menu

TRX > Nilai Nominal Sama, Kode Sama, RS berbeda

Started by Nukamil, June 25, 2009, 12:32:27 AM

Previous topic - Next topic

Nukamil

Pak Yusuf atau admin forum ini,
Satu lagi case yang ketemu setelah menggunakan otomaX yaitu: "Nominal Sama,kode produk sama, tp dikirim oleh RS berbeda". Ini akan menjadi masalah untuk case spt kami yang semua suplier adalah YM H2H. Karena reply dari suplier adalah TRX ini sudah pernah terjadi pada hari ini dengan status BERHASIL, SN:........, Harga Rp....Saldo......
Nah karena setting jawaban provider sudah di set sukses untuk kata-kata ini, maka TRX yang kedua disukseskan oleh otomaX. Si RS komplain karena TRX nggak masuk kok dibilang sukses. Begitu kejadiannya kira-kira.......
Usul: Ada 2 option untuk case seperti ini:
1. Tujuan sama, dengan Nominal sama pada hari yang sama di reject walaupun RS beda ( dibuat 1=iya)
2. Tujuan sama, dengan Nominal sama pada hari yang sama, TRX dikirimkan ke prioritas parsing berikutnya (untuk YM suplier tidak akan terjadi penolakan)

Demikian usulan nya Pak Yusuf/Admin...semoga dapat di perhatikan dan di implementasikan di update berikutnya.

Terimakasih.


Kebaikan muncul dari Kebersamaan
OID: 28520050500a89044b39177474c9ab

NueBie

Mantaf tuh Gan Ide'nya  ;D ;D ;D

LANJUTKAN  ;D ;D ;D

MRC (MURNI COMUNICATION)

Ym :dedene_dedene@yahoo.com (dedene_dedene)
Alamat :Ds Sukorejo kecamatan Udanawu Kabupaten Blitar RT/RW 004/004
Tlp :0342552393 HP :08563508435
OID :40519adfe879dd85a41c42d194593a45
Support :Otomax Advance

Iskandar

Quote from: Nukamil on June 25, 2009, 12:32:27 AM
Pak Yusuf atau admin forum ini,
Satu lagi case yang ketemu setelah menggunakan otomaX yaitu: "Nominal Sama,kode produk sama, tp dikirim oleh RS berbeda". Ini akan menjadi masalah untuk case spt kami yang semua suplier adalah YM H2H. Karena reply dari suplier adalah TRX ini sudah pernah terjadi pada hari ini dengan status BERHASIL, SN:........, Harga Rp....Saldo......
Nah karena setting jawaban provider sudah di set sukses untuk kata-kata ini, maka TRX yang kedua disukseskan oleh otomaX. Si RS komplain karena TRX nggak masuk kok dibilang sukses. Begitu kejadiannya kira-kira.......
Usul: Ada 2 option untuk case seperti ini:
1. Tujuan sama, dengan Nominal sama pada hari yang sama di reject walaupun RS beda ( dibuat 1=iya)
2. Tujuan sama, dengan Nominal sama pada hari yang sama, TRX dikirimkan ke prioritas parsing berikutnya (untuk YM suplier tidak akan terjadi penolakan)

Demikian usulan nya Pak Yusuf/Admin...semoga dapat di perhatikan dan di implementasikan di update berikutnya.

Terimakasih.




kalo ngambil stoknya ke server otomax lain, kayaknya sudah bisa diatasi gan; caranya di parsing diisi parameter [counter].
contoh produk S5 dg kode produk ZS5 di server tujuan, maka buat parsing dg cara sbb:

ZS[nominal].[counter].[tujuan].[pin]

silakan dicoba, kalo berhasil, harap diposting lagi di sini, biar teman teman yg lain bisa ikutin

salam

Melayani H2H: Token PLN, PPOB, Pulsa All Operator
Trx via IP, IP Gateway, OH, Jabber Private
Free Dukungan Teknis OtomaX
Telegram id: @cs_vikareload / 081245614445

Nukamil

Terimakasih atas replynya, bagaimana kalau suplier nya tidak pakai otomax?
Kebaikan muncul dari Kebersamaan
OID: 28520050500a89044b39177474c9ab

Iskandar

Quote from: Nukamil on June 26, 2009, 03:24:36 AM
Terimakasih atas replynya, bagaimana kalau suplier nya tidak pakai otomax?

beberapa software lain juga menyediakan fasilitas untuk trx sama lebih dari 1 kali sehari dg kode tertentu. misalnya MR***ll dan F**** M******.

Untuk trx ke server yg pake MR****, bikin parsingnya sbb:
misal kode produk di server tujuan adalah ZS5

ZS[nominal].[tujuan].[pin]#[counter]

dengan perubahan di setting2 modul bersangkutan pada bagian ubah kata

Ubah kata   #1  jadi "dikosongkan"   

"dikosongkan" = tidak diisi apa-apa ya


Sedangkan untuk trx ke server yg pake F**** M******, bikin parsingnya sbb:
misal kode produk di server tujuan adalah ZS5

ZS[nominal].[counter].[tujuan].[pin]

dengan perubahan di setting2 modul bersangkutan pada bagian ubah kata

Ubah kata   .1.  jadi  .

untuk server pulsa lainnya, sy blm ada info.
Melayani H2H: Token PLN, PPOB, Pulsa All Operator
Trx via IP, IP Gateway, OH, Jabber Private
Free Dukungan Teknis OtomaX
Telegram id: @cs_vikareload / 081245614445

Nukamil

terimkasih pak Iskandar atas masukannya, ada satu yang belum faham, kalau ubah .1. jadi . itu misalnya ada TRX rs ZS20.tujuan.pin terus tidak ada [counter]nya, yang dikirimkan otomax ke suplier apa ya? setting parsing kan ZS20.[counter].tujuan.pin?

Maaf masih newbie nih
Kebaikan muncul dari Kebersamaan
OID: 28520050500a89044b39177474c9ab

Iskandar

Quote from: Nukamil on June 27, 2009, 09:27:58 AM
terimkasih pak Iskandar atas masukannya, ada satu yang belum faham, kalau ubah .1. jadi . itu misalnya ada TRX rs ZS20.tujuan.pin terus tidak ada [counter]nya, yang dikirimkan otomax ke suplier apa ya? setting parsing kan ZS20.[counter].tujuan.pin?

Maaf masih newbie nih

nanti terkirimnya akan seperti ini:
ZS20.0812xxx.1234

jika tidak diubah, maka akan seperti ini hasilnya:
ZS20.1.0812xxx.1234
berhubung .1. sudah diubah jadi . maka ".1." berubah jadi "."

Melayani H2H: Token PLN, PPOB, Pulsa All Operator
Trx via IP, IP Gateway, OH, Jabber Private
Free Dukungan Teknis OtomaX
Telegram id: @cs_vikareload / 081245614445

Nukamil

Padahal kan dari RS cuman ZS20.nomer.pin? bukan ZS20.1.nomer.pin?  apa parameter [counter] dianggap = 1 pada saat RS tidak mengisikan parameter counter? ie: ZS20.081227000399.1234 nanti masuk ke parsing jadi ZS20.1.081227000399.1234 terus ama modul YM Host to Host .1. diganti jadi . begitukan?
Kebaikan muncul dari Kebersamaan
OID: 28520050500a89044b39177474c9ab

NueBie

Quote from: Nukamil on June 27, 2009, 05:03:23 PM
Padahal kan dari RS cuman ZS20.nomer.pin? bukan ZS20.1.nomer.pin?  apa parameter [counter] dianggap = 1 pada saat RS tidak mengisikan parameter counter? ie: ZS20.081227000399.1234 nanti masuk ke parsing jadi ZS20.1.081227000399.1234 terus ama modul YM Host to Host .1. diganti jadi . begitukan?

anda benar mas   ;D ;D ;D
silahkan dicoba format ber'counter trsbt .... saya dah pake format ini dan tested  ;D ;D
sejak pake v 1.07 lalu  ;D ;D ;D

be CREATIV mas kalo ada update  ;D ;D ;D

LANJUTKAN  ;D ;D ;D

Nukamil

sebenarnya parameter [counter] itu otomax yang menghitung, atau RS yang memasukkan?misalnya saya RS mau kirim TRX yang pertama apa harus ZS20.1.0812....pin atau ZS20.0812...pin itu otomax sudah menghitung sendiri bahwa ini TRX counter = 1, nanti kalau saya kirim TRX dengan nominal sama tujuan sama otomax akan menghitung sendiri ini counter = 2 dst? kalau memang otomax yang menghitung sendiri, bagaimana dengan TRX yang gagal misalnya karena gangguan provider, itu masuk dalam hitungan counter juga atau enggak ama otomaX?
Kebaikan muncul dari Kebersamaan
OID: 28520050500a89044b39177474c9ab

zen --.. . -.

Quote from: Nukamil on June 27, 2009, 06:22:14 PM
sebenarnya parameter [counter] itu otomax yang menghitung, atau RS yang memasukkan?misalnya saya RS mau kirim TRX yang pertama apa harus ZS20.1.0812....pin atau ZS20.0812...pin itu otomax sudah menghitung sendiri bahwa ini TRX counter = 1, nanti kalau saya kirim TRX dengan nominal sama tujuan sama otomax akan menghitung sendiri ini counter = 2 dst? kalau memang otomax yang menghitung sendiri, bagaimana dengan TRX yang gagal misalnya karena gangguan provider, itu masuk dalam hitungan counter juga atau enggak ama otomaX?

Setau saya [counter] di generate ama otomaxnya bos...misal trx RS= zs20.5.0812....pin ntar ke providernya otomax hitung sndiri brpa kali udah trx ke nomor tujuan itu diprovider tertentu (klo pindah provider/modul counter dimulai dari 1 lagi).Kalo itu TRX pertama maka ke provider yg terkirim zs20.1.0812....pin. Jd RS bisa aja bebas mo pakai counter atau tidak utk TRX yg pertama kali, tp utk trx berikutnya harus pakai counter (2,3,4...dst) klo nomor tujuannya sama.
Begitu yg saya tau bos..klo salah mohon dikoreksi  ;D ;D

Iskandar

#12
Quote from: zen on June 27, 2009, 06:39:47 PM
Setau saya [counter] di generate ama otomaxnya bos...misal trx RS= zs20.5.0812....pin ntar ke providernya otomax hitung sndiri brpa kali udah trx ke nomor tujuan itu diprovider tertentu (klo pindah provider/modul counter dimulai dari 1 lagi).Kalo itu TRX pertama maka ke provider yg terkirim zs20.1.0812....pin. Jd RS bisa aja bebas mo pakai counter atau tidak utk TRX yg pertama kali, tp utk trx berikutnya harus pakai counter (2,3,4...dst) klo nomor tujuannya sama.
Begitu yg saya tau bos..klo salah mohon dikoreksi  ;D ;D

tepat sekali.
Jadi, tidak usah ragu gunakan parameter [counter] jika nembak ke server yg sudah support trx berulang kali dg format pengulangan yg menggunakan angka (2,3,4 dst).
Melayani H2H: Token PLN, PPOB, Pulsa All Operator
Trx via IP, IP Gateway, OH, Jabber Private
Free Dukungan Teknis OtomaX
Telegram id: @cs_vikareload / 081245614445

fra

hehehe.... baru tau aku.. fungsi ubah kata  ;D


Iskandar

Quote from: fra on June 28, 2009, 04:57:50 PM
hehehe.... baru tau aku.. fungsi ubah kata  ;D



fitur ubah kata sangat berguna jika nembak ym ke software F**** M****** dan ke M***LL
kalo ke sesama otomax, gak dibutuhkan sama sekali :D
Melayani H2H: Token PLN, PPOB, Pulsa All Operator
Trx via IP, IP Gateway, OH, Jabber Private
Free Dukungan Teknis OtomaX
Telegram id: @cs_vikareload / 081245614445

Budi Santoso

malam Bos.. semua...
sepertinya pembahasannya gak selesai2... hehehe

saya juga sama.. mengalami hal yang sama

"Nominal Sama,kode produk sama, tp dikirim oleh RS berbeda". Ini akan menjadi masalah untuk case spt kami yang semua suplier adalah YM H2H. Karena reply dari suplier adalah TRX ini sudah pernah terjadi pada hari ini dengan status BERHASIL, SN:........, Harga Rp....Saldo......
Nah karena setting jawaban provider sudah di set sukses untuk kata-kata ini, maka TRX yang kedua disukseskan oleh otomaX. Si RS komplain karena TRX nggak masuk kok dibilang sukses. Begitu kejadiannya kira-kira.......
Usul: Ada 2 option untuk case seperti ini:
1. Tujuan sama, dengan Nominal sama pada hari yang sama di reject walaupun RS beda ( dibuat 1=iya)
2. Tujuan sama, dengan Nominal sama pada hari yang sama, TRX dikirimkan ke prioritas parsing berikutnya (untuk YM suplier tidak akan terjadi penolakan)

itu cukup yang point 1 saja udah aman untuk pihak Server...
kalo yang pakai [counter] silahkan dibahas terus....

tapi jangan lupa yang hal diatas... ::)
SAFANA Corporation
IT Solution - Online Payment - General Payment


Jam Kerja Fix 07:00 - 22:00 Setiap Hari, Kecuali Hari Minggu (jika hari Minggu urgent bisa kontak via SMS)
Telegram:
@budi_s4n2s0, @owner_safana
WhatsApp:628112886854
Site : http://one.safana.co.id/

johan

ngambil stoknya dari mana?? punya sendiri apa host sama orang??
K-TronikS
Jl. Aladin Baru No.28, Jakarta Utara
(dekat telukgong dan jelambar)
hp:08176055878

Yusuf

@budi_s4n2s0

Enaknya cari supplier yang support counter juga. Ada beberapa selain otomax...

Nukamil

ada suplier yang format double nya: [counter][kode produk].[tujuan].[pin] , yang ini kalau di ubah kata nya dibuat 1 diubah jadi "kosong" nanti setiap angka 1 di kirim parsing akan di ubah jadi "kosong" ya?

Ada suggestion?
Kebaikan muncul dari Kebersamaan
OID: 28520050500a89044b39177474c9ab

zen --.. . -.

#19
Quote from: Nukamil on July 24, 2009, 11:27:42 AM
ada suplier yang format double nya: [counter][kode produk].[tujuan].[pin] , yang ini kalau di ubah kata nya dibuat 1 diubah jadi "kosong" nanti setiap angka 1 di kirim parsing akan di ubah jadi "kosong" ya?

Ada suggestion?

Diantara [counter] dan [kode produk] ada spasi gak ya? Kalo ada spasinya, coba disettingan ubah kata diisi "1 " (dikasih spasi di belakang angka 1, jd tidak semua angka 1 yg diubah) dan di settingan jadi dikosongin aja.
Semoga bisa membantu...kalo salah mohon dikoreksi...