Harga pulsa dari dealer makin lama makin makin melejit..
Ada kabar dari NUSAPRO bahwa per 1/5/2014 hpp isat menjadi 5300/10300
Bagi kita server, ga begitu berpengaruh, karena biasanya saat harga dari dealer naik, kita tinggal menaikkan harga jual kita(paling2 hanya beberapa rs yg ngrespon, harga naik mulu

)
Tapi akan lain bagi pengecer
Saat Harga dari dealer naik 100 misalnya, pengecer biasanya ga bisa menaikkan harga jual nya
Ambil Contoh harga jual pulsa ke end user di daerah sini rata2 6000 11.000 (mereka akan kesulitan menaikkan harga jualnya menjadi 6100 11.100)
Kalau harga kita dari dealer 5300, up 150 ==> 5450, MD up 100 misal ==>> jatuhnya ke pengecer harga=5550 jual ke end user 6.000 (laba 450)= belum dipotong biaya sms.
Para pengecer bingung mau menaikkan harga jualnya, karena jika dinaikkan menjadi 6500 11.500 misalnya, mereka takut pulsanya ga laku karena di konter tetangga harga jualnya masih 6000 11.000
Dengan kata lain, para RS lah
KORBAN KEBIJAKAN PARA OPERATOR (kebutuhan hidup semakin tinggi, tapi pendapatan mereka semakin turun)
Mengatasi masalah ini, bgaimana kalau kita semua para otomaxer menyertakan info di setiap reply yg isinya kurang lebih: harga jual pulsa direkomendasikan= 7000 12000
Jika para pengecer kita kompak menaikkan harga jualnya, kemungkinan besar para pengecer lain akan ikut menaikkan harga jual nya juga. (apalagi sekarang stok pada susah, h2h harganya selangit, mau ga mau kita juga menaikkan harga agar tidak rugi, sedangkan pengecer hanya bisa bilang: bene wes masio cuman bati 200 seng penting pelangganku ga mlayu)
Mohon tanggapanya pada rekan2 semua
NB : Sekalian mau tanya pada rekan2 semua.
- Apa sesungguhnya perbedaan antara pc builltup server (procesor Xeon,memory ecc dst nya) dengan pc biasa?
- Pc Builtup Server (procesor Xeon,memory ecc dst nya) apa bisa di instal windows xp? pasalnya ana ga familiar sama windows server
- Jika harus memilih, lebih baik beli pc builtup server bekas atau merakit pc sendiri dengan budget 3jt?
Mohon maaf jika ada salah kata..