sy kutip sedikit:
sumber:
http://www.westernunion.co.id/id/faq.php"Di Indonesia, layanan Western Union tersedia di Agen-agen Western Union berikut: Pos Indonesia, Pegadaian, Indomaret, Bank BII, Bank Danamon, JNE, Bank Suadara, Bank Jabar Banten, Bank BRI, Bank BTN, Bank Syariah Mandiri, Bank Bumiputera, Bank Nagari, Bank Rabobank, Uang Kita, Bank Jatim, Bank Sumsel Babel, Bank Kalbar, Bank Jateng, Bank CIMB Niaga Mikro Laju, Bank Mestika, Andalusia Antar Benua, Bank DKI."
demikian kutipannya..

tp, jaman sekarang sudah banyak usaha/semacam ppob yg bisa menerima pendaftaran western union jg..
cthnya: Pospay.
namun, apabila kita tidak ter"link" lgsg dgn WU, maka proses pencairan/pengiriman lebih lama dr yg seharusnya.. bahkan bisa mencapai H+1, H+2 bahkan H+3. pdhl, standardnya WU hanyalah max 3 - 6 jam saja.. (dibeberapa tempat malah ada yg lebih cepat)
utk teman2 yg mo buka WU ini, harap benar2 diperhatikan itung2annya..
karena, ada range biaya dgn jumlah pengiriman.. belum lg bila dana yg dikirimkan atau yg diterima berbeda mata uang..
maka, perlu kecermatan dan ketelitian serta wawasan multi curr yg sedikit lebih ekstra...
namun, ada pepatah, "ALAH BISA KARENA BIASA"
awal akan terasa berat/susah... lama2, y enjoy aja..
yg perlu diperhatikan juga... dalam hal menerima titipan perngiriman uang.. ini adalah amanah yg cukup besar dan tanggung jwb yg cukup beresiko..

pengalaman buruk sy dalam mengadakan kerjasama menerima barter dana / tukar dana / rekening bersama, sy pernah salah trf ke rek yg dituju... NAMA SAMA, BANK tuj sama, namun no rek berbeda... itu 100% kesalahan dr kami.. nominal cukup besar.. jasa yg dibayarkan ke kami hanya 3rb/10jt/rek, itu belum dipotong biaya2 lain oleh antar trf bank
namun, sebagai bagian dr tanggung jwb kami, kami hrs mentransfer dahulu ke rek yg benar setelah itu kami urus sendiri utk penarikan dana yg salah kami setorkan/tranferkan..

untungnya, saat itu dana belum ditarik yg empunya rek.
saat itu sy berfikir..."JAUH LEBIH BESAR resiko drpd keuntungannya..."

namun, hal tsb mengajarkan sy justru utk lebih berhati2, teliti, cermat dan yg paling utama, BERDOA sblm melakukan usaha apapun..

itu adalah sedikit pengalaman sy...
lanjut om TS...
