kawan2 coba tengok data reseller kita, lihat laporan transaksi mingguan mereka... sadarkah, bahwa lebih 75% RS kita adalah agen dengan transaksi kurang dari Rp200rb/pekan -meski transaksi mereka sedikit, namun jumlah mereka sangat banyak, dan
pasar raksasa ini adalah ceruk yang tak akan bisa dijangkau oleh sales canvasser provider/dealer manapun dengan berbagai pertimbangan teknis;
- 1. jumlah trx terlampau sedikit
- 2. sales canvasser akan kehabisan waktu melayani mereka ini
- 3. secara financial RS-RS ini bukanlah counter profesional, punya keterbatasan modal
- 4. meski chip dibagi gratis pun, dijamin mereka bakal muntah2
- 5. namun keberadaan mereka ada dimana2 di seluruh pelosok, gang2 kampung hingga kost2an
- 6. bersinergi dengan dagang rokok, warung kopi, tukang parkir, toko kelontong, penjahit dll
saya ga ngerti apakah realitas pasar ini bisa dibaca oleh petinggi2 provider, betapa RS kelas nyamuk, gurem, teri dan semut ini sangat berjibun dan melayani jumlah raksasa tak terbayangkan dari end user yang adalah konsumen mereka dengan menawarkan kemudahan reload pulsa semudah membeli kerupuk!
dan itu bisa terjadi -kita boleh lah sedikit sombong

, karena peran dan keberadaan server all operator. Begitu aksi ini dengan mematikan keran suply ke server, maka akan ada reaksi berantai... ujungnya adalah end user! jadi jangan pernah merasa menderita sendirian kawan2, saat air laut dipantai tiba2 surut jauh ke tengah.... waspadalah, dalam hitungn menit badai tsunami akan datang menerjang segalanya dan merontokkan siapapun yang angkuh menghadang gelombang
