kl pengalaman ane dgn TSEL 2007, 2009, 2010, awal 2011 ... saat ramai2 ZONA/HARGA KONSORSIUM/HARGA KESEPAKATAN/CLUSTERISASI ... itu kebijakan AD sbg bentuk unjuk gigi atas kecemburuannya pada server, sebab dia berada pada jalur distribusi resmi dengan investasi besar ... koq kalah jago menjual dgn server yg bukan siapa2 dgn investasi jauh dibawahnya
1. kl kebijakan vendor, knp gak lakukan pola FKIOS
2. semua AD saat itu tak pernah menunjukkan surat edaran resmi tsel seperti halnya telkom dgn fkiosnya
3. saat kesal, saya bawa temanku yg punya bogem sebesar wajah petinggi AD ... maka urusan lintas terlupakan
4. ketika harga pasar terdongkrak, AD melunak
maka saya simpulkan hanya ulah AD tuk mendongkrak harga
ttg XL sy kebetulan sedang di daerah yg XL tanpa gaung bahkan XL center pun gulung tikar disini ... hanya dijalankan oleh 1 AD, dgn saya sepertinya pembeli grosir tunggal, maka situasi sgt beda ... lagian saat heboh2nya bakar2 XL, sy lg narik diri dari hiruk pikuk server karena masuk belantara
so ... BADAI PASTI BERLALU, MAKA KONDISIKAN SERVER ANDA UNTUK TETAP ADA KETIKA BADAI SUDAH LEWAT ... TETAP SEMANGAT