sy punya problem dengan "panas" ini, karena meski di Malang relatif adem tapi kebetulan ruang server persis menantang matahari siang menjelang sore... ini kipas dah macem2 hgg yang pake pipa, tp anehnya efek turun suhu ga signifikan
setelah saya pikir2, kipas yang banyak itu ga terlalu ngefek jika suhu ruangan memang dah panas dari sononya karena udara yang diubek2 dan diputer adalah udara yang suhunya dah panas... menurut saya, sekiranya ada duit sepertinya bisa dipertimbangkan penggunaan AC untuk ruangan server, selain menjamin udara pada suhu tertentu -sejuk- juga ruangan server bisa lebih terbebas dari debu
Sepakat ! Kunci utamanya di seni mengatur temperatur ruangan itu sendiri..
Sy jg lagi getol mempelajari gimana cara meng'adem'kan ruangan,tapi tanpa AC.. Biar lebih ramah lingkungan, tapi utamanya biar lebih hemat listrik

Hasil sementara jalan2 di dumay, berikut beberapa alternatifnya :
- Memasang beberapa exhaust fan dengan sistem berseberangan, in & out..
- Menambah bukaan2 ventilasi..
- Mempertinggi atap ruangan..
- Mencat atap rumah (genteng,asbez,seng dll) dengan warna putih untuk mengurangi penyerapan panaz..
- Mencat rumah dengan cat pelapiz yg didesain khusuz untuk memantulkan panaz..
- Memasang lapisan ke dua untuk penahan panaz agar sinar matahari tidak langsung ke tembok atau jendela..
- Menanam pohon rambat di dinding terluar..
- Memelihara tumbuh2an di dalam/sekitar rumah..
- Memakai aquarium dalam rumah untuk menambah kelembaban..
dll...
Maap TS klo OOT, tapi sedikit banyak ada hubungannya dengan temperatur server jg... sepertinya

Bek tu lebtob....