Kalau tidak patuh dealer akan,
akan dikurangi jatah stoknya
akan dipindah ke daerah gersang pelanggan telosel
akan ......
Mengenai chip bisa diisi berapa maksimal, itu sudah cerita lama, sedari dulu jauh hari sebelum musim cluster ada sebagian dealer yang sudah memberlakukan, bukan karena mengadopsi peraturan telosel seperti saat ini melainkan buat nyari nilai, biar dapat nilai bahwa punya RS aktif banyak

. Di awal kemunculan cluster pun hal itu juga sudah terjadi. Jadi itu CERITA LAMA.
Bagi server mau chip maksimal bisa dipakek berapa transaksi tidak pengaruhlah, yang penting lock by system diberlakukan. Agar tidak selalu divonis
BERSALAH tanpa bukti dan fakta real. Ini menyakitkan. Jangan cuma divonis OC=XX, OR=XX, tanpa lampiran rincian nomor - nomor yang masuk pengisian OC dan OR. Vonis ini sepihak, jadi hal ini menciderai rasa keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia. Bolehlah kita divonis bersalah.....tapi bukti dan fakta otentiknya mana?
Kalau memang Komitmen kebijaan Cluster itu bertujuan sebagaimana didengung - dengungkan petinggi Telosel, yakni
PEMERATAAN PENGHASILAN, maka syarat mutlaknya adalah memberlakukan Lock by System. Kalau tidak? Jangan marah bila ada orang berpandangan bahwa
komitmen Anda PALSU.
Ingat!!! Bapak petinggi Telosel, Saudara dapat gaji dari hasil penjualan pulsa di level akar rumput....
Ingat!!! Bapak investor, Saudara dapat deviden dari hasil penjualan pulsa di level akar rumput....
Jika Saudara tidak mau kehilangan Sumber Penghasilan mapan, seyogyanya perhatikan mereka, setidaknya dengarkanlah keluh kesah mereka.
Saudara bertangan besi, Mereka akan lari....