lebih jelasnya lihat gambar ini...
Sedikit gambaran:
Misal level master dapat harga dari level atasnya, katakanlah owner sebesar Rp.5200. Kemudian Master melakukan markup harga misal Rp50. Nanti harga yang diterima downline 1 (merujuk pada gambar) adalah Rp.5250 (5200+50).
Kemudian downline 1 (misalnya) melakukan markup harga Rp50. Nanti harga yang diterima downline 2, downline 3 dan downline 4 adalah Rp.5300 (5250+50).
Jadi ketika downline 2, downline 3 dan downline 4 bertransaksi, maka dari harga yang mereka terima (Rp.5300) didalamnya mengandung profit untuk downline 1 dan Master:
1. Rp.50 untuk downline 1 (5300-50=5250)
2. Rp.50 untuk Master (5250-50=
5200)
Keterangan:
5200 harga yang diterima Master dari Owner
Walhasil Master bisa dapat profit dari transaksi downline 2, downline 3 dan downline 4.