insyaallah ngga apa2 saya pake ups 1200va modip accu 45ampr 2x
info: di dalam ups 1200va biasanya ada 4 kabel: 2 kabel aki depan dan 2 kabel aki belakang. masing2 aki punya daya 12volt + 12vol = 24volt... krn ups 1200va tegangan harus 24volt... atau bisa juga kabel 4 di satukan sesuai dgn plus dan minusnya dan langsung pake aki 100ampere 24volt sama saja.
CMIIW
Klau yang saya coba, mendingan pake 2 x aki 12 volts, bagian minusnya disatukan, bagian plus/merah tetap dipisah,
mungkin saja itu sengaja dipisah 2 x 12volts instead of 24 volts aki karena arusnya dijadikan 3 kutub, yaitu minus -nol(netral) - dan plus (positif), semacam trafo CT/center tap di audio amplifier, jadi keluaran arus bukan plus dan minus saja, atau plus dan netral/nol, tapi plus-netral-minus.
mungkin saja saya benar, saya menduplikasi bawaan aslinya dengan 2 aki 12 volts.
Prolink 600va sudah pernah saya coba dengan aki 60 ampere 12volts, sengaja saya matikan listriknya ( server saya tapa monitor, atau monitor dimatikan, sisanya diremot, dengan beban 10 hp sebagai modem (M55) dan modem speedy, dan 5 MC55, 1 webcam, 2 kipas besar di samping CPU yg dindingnya saja jebol utk naruh kipas tambahan cpu tsb; dilepas aki internal, saya tukar dengan terminal external dengan membobol dinding US kabel pakai kabel 1.75mm kabel listrik 2 kutub, lalu saya tambahi fan di dinding UPS yang dekat dengan PCBnya, hasilnya 8 jam tanpa PLN tetap jalan dan aki belum drop.
besoknya aki saya bawa ke tukang setrum aki, setrum 3 jam, full lagi. saya bongkar lagi UPS nya, PCB jadi gosong tapi tetap berfungsi normal.
Soal pengisian aki dengan ampere besar (bukan voltage besar) memang lebih cepat, dengan catatan voltage lebih tinggi dari voltage aki yang akan di charge, kalau kurang voltage akan berjalan terbalik dari aki ke charger, saya ukur kebanyakan di 14.5 colts utk charging aki 12 volts (12v +10% ?)
Arus/ampere yang ideal untuk aki basah adalah model trickle charging yaitu 10% (maximal) dari total ampere yang akan dicharge. beda bahan beda arusnya, seperti baterai Nicad/lithium/Nimh pada HP. pada NiMH lebih awet baterai kalau dengan
trickle charging ini.
utk aki basah trickle charging akan menambah
life cycle charging baterai tsb, karna alasan ini pula di HP kalau charger ndak cocok akan merusak baterai.
Menurut bbrp literatur, UPS yang sedianya berbaterai 7A hanya bisa diganti maksimum dengan 12A untuk keawetan komponennya. kalau semestinya 7A diganti dengan 60A, komponen UPS bakalan ndak awet kalau keseringan terpakai.
Yang juga saya lakukan adalah dengan meminimalkan penggunaan listrik pada server, progra tidak perlu tidak diinstall, peripheral tambahan tidak perlu dilepas, VGA card pakai yang bawaan motherboard bukan dengan tambahan VGA card, PCI card sesedikit mungkin, monitor tidak perlu dihidupkan terus (matikan power-bukan pada sleep/stby mode), utk memanage server tinggal di remote atau pakai klien admin (sy prefer remote TeamViewer) toh oTOmAx sangat bisa diandalkan untuk autopilot.
Nah yang masih jadi pertanyaan saya, apakah yang sedianya 7A x 2 unit aki digantikan 60A x2 unit aki aman utk longterms UPS tsb ?
Se prakiraan saya, ups modif yang dijual sdh diganti bbrp komponennya ( i wish i had one jadi bisa saya bongkar dan share apa yang diganti di PCB nya)
ICA sptnya mengeluarkan UPS dengan terminal bawaan baterai tambahan 2x 12 volts maximum 40A tiap baterainya. Kalau teknisi UPS iCA mestinya tahu mana yang mesti diganti. saya kira yang jelas adalah:
1. RELAY yang berderet2 5 biji (di prolink) karena tertulis max 7A, diganti yang 60A sulit cari barangnya.
2. DIODA karena mestinya dilewati arus charging 700mA utk charge aki dan menahan arus balik 7A menjadi menahan arus balik dari aki tambahan 60A (sulit cari dioda 60A)
3. Kabel dan IC 3 kaki yang jadi stabiliser arus. bentuknya gepeng /lupa saya istilah elektroniknya nama komponen ini. koponen ini juga yang PCBnya sekitarannya menjadi gosong di prolink saya dulu.
Saya tambahkan dikit,
untuk arus keluaran UPS, kalau diukur pake voltmeter biasa(digital) untuk tipe output Modified Sine Wave atau yang unmodified SW bisa jadi beda, karena keluaran asli MSW tetap di 220Volts tapi diukur dgn voltmeter biasa akan dibawah tersebut, beda dengan USW kalau diukur ya jadi 220 volts. katanya, yang MSW cocok dan memang dibuat utk komputer/cpu, akan rusak kalau disambungkan pada alat listrik bermotor (kipas/Kulkas).
CMIIW, saya masih nubi di dunia elektronik / server / dan UPS